Gimana Nasib Smartphone yang Tidak Masuk Dalam Database Kemenperin? Diblokir?

0
1580
Copyright©Grid.id

Ponsel Black Market Tidak Akan Langsung Diblokir?

Smeaker.com – Beberapa waktu lalu, Kementrian Perindustrian (Kemenprian) merilis sebuah situs yang berguna untuk mengecek status IMEI smartphone dari pengguna. Dimana dengan halaman tersebut maka anda bisa mengecek status dari smartphone yang dimiliki, apakah resmi atau ilegal.

Nah jika nantinya jika smartphone yang anda miliki resmi, maka pada saat memasukkan nomor IMEI didalamnya bakal ada keterangan jika IMEI tersebut telah masuk kedalam database Kemenprin. Begitupun sebaliknya, jika Ilegal maka IMEI yang dimiliki ponsel tersebut tidak terdaftar, biasanya perangkat ini didapat dari pasar gelap (black market).

Baca juga: Beli HP Android Dapat Hadiah TV LED 43 Inch, Mau?

Nah terkait hal tersebut, rupanya tidak sedikit pengguna smartphone yang mempertanyakan tentang bagaimana dengan nasib ponsel black market yang tidak terdaftar dalam database Kemenprin? Rata-rata para pengguna ponsel ini mereka yang membelinya dari sejumlah toko online ternama.

Copyright©Kompas

Banyak yang menganggap jika Smartphone yang mereka beli di toko online ternama ini pasti sudah terdaftar didalam Kemenprin. Namun faktanya? Tidak secara keseluruhan. Meskipun dibeli dari toko online terkenal tidak menjamin kelegelan dari sebuah produk, kecual jika anda membelinya di Official Online Resmi.

Baca juga: Ada Kartu Khusus Pengguna HP Android Xiaomi, Bonus Data 15GB Per-bulan!

Lalu bagaimana dengan nasib Smartphone yang nomor IMEI-nya tidak terdaftar didalam database Kemenprin? Apakah bakal diblokir seperti peraturan baru yang digulirkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu?

Sejatinya mengenai hal ini pengguna tidak perlu khawatir, karena Kemenprin sendiri telah menyatakan jika mereka bakal melakukan pemutihan terhadap Ponsel Black Market tersebut yang sudah beredar atau dibeli konsumen sebelum tanggal 17 Agustus 2019. Hal ini disampaikan langsung oleh Kemenprin melalui akun Instagram miliknya.

Copyright©instagram

“HP blackmarket (ilegal) yang dibeli sebelum 17 Agustus akan mendapat pemutihan yang regulasinya sedang disiapkan,” tulis Kemenperin.

Untuk proses pemutihannya sendiri adalah periode dimana Ponsel Black Market anda bisa mendaftarkan nomor IMEI kedalam database Kemenprin, sehingga nantinya tidak terkena dampak blokir oleh pemerintah tersebut.

Meskipun begitu, belum ada informasi mengenai regulasi pemutihan Ponsel Black Market yang dimaksud tersebut, meskipun regulasinya akan diberlakukan dalam waktu sekitar 1 minggu lagi. jadi kita tunggu saja perkembangan informasinya.

Baca juga: Buruan Beli, 7 HP Android Keren Ini Kembali Turun Harga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here