Pemerintah Diminta Lakukan Hal ini Jika Ponsel Black Market Di Blokir, Setuju?

0
647
Copyright©Ayooberita

Maraknya Ponsel Black Market Karena Dipersulit TKDN?

Smeaker.com – Ada kabar yang cukup heboh dalam dunia smartphone belakangan ini. Dimana ada sebuah wacana jika pada bulan Agustus 2019 mendatang, pemerintah Indonesia bakal menekan peredaran Ponsel Black Market di Indonesia.

Namun jika memang benar pemblokiran Ponsel Black Market ini dilakukan, maka lembaga analis pasar IDC Indonesia meminta pemerintah untuk melakukan sesuatu, termasuk mempermudah syarat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) pada ponsel baru yang akan di pasarkan di indonesia.

Baca juga: Jangan Beli Dulu, Dua HP Android Keren ini Segera Masuk Indonesia!

Menurut Risky Febrian, selaku Analis IDC Indonesia, jika hal ini perlu dilakukan oleh Pemerintah Indonesia sebagai insentif bagi sejumlah perusahaan yang ingin mengimpor smartphone mereka di Tanah Air.

Copyright©Ayooberita

Menurut Risky, sejumlah perusahaan tidak bisa memasarkan produk mereka di Tanah Air karena terkendala TKDN, seperti contohnya perangkat OnePlus atau Google Pixel, sehingga Ponsel Black Market menjadi salah satu cara konsumen untuk bisa menggunakannya, dan hal ini pun menjadi celah usaha para pengimpor ilegal untuk memasukkannya ke Indonesia.

Baca juga: Samsung Resmi Luncurkan Tablet Murah, Harganya Bikin Pengen!

“Permintaan konsumen untuk merek smartphone yang tidak tersedia resmi di Indonesia pasti akan selalu ada. Sebaiknya menurut saya pribadi, berbarengan dengan kebijakan IMEI ini, pemerintah juga bisa memberikan kemudahan atau insentif bagi implementasi TKDN,” kata Risky,d ikutip dari laman KompasTekno.

Disebutkan oleh Risky, jika hal tersebut sebagai langkah antisipasi akan permintaan Ponsel Black Market tersebut di Indonesia. selain soal TKDN, Risky juga memberikan saran agar pemerintah juga memberikan insentif kepada sejumlah perusahaan mengenai kemudahan pajak.

Dengan begini, maka harga smartphone resmi di Indonesia pun bisa ditekan, bahkan bisa bersaing dengan harga sejumlah Ponsel BM  nantinya. Namun Risky juga memiliki pandangan optimis, dimana dengan penekanan Ponsel Black Market di Indonesia bisa berdampak positif terlebih untuk industri smartphone di Tanah Air.

Jika nanti implementasinya bisa berjalan dengan lancar, maka Risky Optimis jika Konsumen yang biasa beli Ponsel Black Market, maka mau tidak mau bakal membeli produk resmi dengan harga yang tidak beda jauh.

Baca juga: Banting Harga HP Android Advan di Shopee Kasih Diskon Hingga 50%, Jangan Kehabisan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here