Waduh, Facebook Kepergok Bayar Pengguna Serahkan Data Pribadi?

0
197
Copyright©moneycontrol

Pengguna Facebook Dibayar USD 20 Per Bulan

Smeaker.com – Lagi, sosial media paling populer saat ini yaitu Facebook kembali tersandung kasus soal isu privasi pengguna. Setelah sebelumnya heboh gegara kasus Cambridge Analytica ditahun 2018, kini yang terbaru Facebook ketahuan memantau aktifitas pengguna melalui smartphone dengan iming-iming bayaran berupa uang.

Diketahui, jika perusahaan Facebook ketahui memberi imbalan sebesar USD 20 (Rp 282.000) kepada sejumlah pengguna yang ada di rentan usia 13 sampai 35 tahun per bulan. Sebagai gantinya, Facebook diperbolehkan mengetahui aktivitas dari para pengguna dan data pribadi miliknya.

Baca juga: Gampang Banget, Begini Cara Download Video Facebook Tanpa Aplikasi

Dikutip dari laman Kompastekno, jika data yang diambil oleh Facebook tersebut adalah aktifitas pencarian di website, pesan pribadi di aplikasi sosial media, informasi lokasi, dan sejumlah data lainnya.

Copyright©moneycontrol

Aktifitas membayar pengguna untuk bisa memantau aktifitas pengguna tersebut tidak mereka lakukan baru-baru ini, melainkan sudah dilakukan pihak Facebook sejak tahun 2016 lalu.

Cara Facebook mengambil data pengguna tersebut ialah menggunakan sebuah aplikasi VPN di Android maupun iOS yang diberi nama ‘Facebook research’. Dan bagi para peserta yang rela membagikan data pribadinya, maka diharuskan menginstall aplikasi tersebut didalam smartphone miliknya.

Baca juga: Hemat Kuota dan Memori, Aplikasi Android Versi Ringan ini Wajib Dimiliki!

Bahkan penurut Will Strafach selaku Spesialis Keamanan Guawrdian Mobile Firewall mengatakan, jika para pengguna Facebook ini juga diminta untuk melakukan screenshot sebuah halaman yang menunjukkan jika kebetulan pengguna melakukan pemesanan di situs e-commerce Amazon.

Terkait hal tersebut, pihak Facebook pun berdalih jika apa yang mereka lakukan tersebut menjadi bagian dari penelitian guna mengidentifikasi hal tertentu yang ada kaitanya dengan aktifitas pengguna. tujuannya, demi menjadikan Facebook semakin lebih baik sebagai sosial media.

“Karena penelitian ini bertujuan membantu Facebook memahami bagaimana orang menggunakan perangkat seluler mereka, Kami telah memberi informasi luas tentang jenis data yang kami kumpulkan dan bagaimana mereka dapat berpartisipasi. Kami tidak memberikan informasi ini dengan orang lain dan peserta dapat berhenti berpartisipasi kapan saja” Kata juru bicara Facebook dikutip dari laman Kompastekno.

Baca juga: Cara Periksa Akun Facebook Aman Dari Peretasan, Sudah coba?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here