Pengakuan Mengejutkan Facebook Soal Ujaran Kebencian Di Platformnya!

0
161
Copyright©Okezone

Usaha Facebook Hentikan Penyebaran Ujaran Kebencian Selalu Gagal

Smeaker.com – Perusahaan Facebook mengakui jika disalahgunakan oleh seorang oknum menyeberkan ujaran kebencian pada etnik muslim Rohingya di Myanmar dalam beberapa tahun belakangan ini.

Karena hal tersebut, pihak Facebook pun berjanji bakal menerapkan kebijkan baru guna mencegah penyebaran ujaran kebencian terhadap etnik Rohingya tidak terulang lagi. Alex Warofka, selaku Manajer Kebijakan Produk Facebook mengakui jika upaya yang telah dilakukannya selama ini masih belum cukup.

Baca juga: Makin Keren, Facebook Hadirkan Fitur Musik Di Aplikasinya!

”Laporan Business for Social Responsibility (BSR) pada tahun ini menyatakan kami kurang gigih mencegah ujaran kebencian hingga memicu kekerasan terhadap kaum minoritas. Kami akan mengambil tindakan lebih jauh,”Kata Warofka dikutip dari laman Okezone.

Copyright©Okezone

Perlu diketahui, jika saat ini perusahaan Facebook telah mempekerjakan 99 ahli bahasa Myanmar. Dan  Facebook pun juga berusaha untuk memperluas penggunaan teknologi baru agar bisa mengurangi penyebaran yang dinilai melanggar nilai kemanusiaan.

Baca juga: Cara Periksa Akun Facebook Aman Dari Peretasan, Coba Yuk?

Berdasarkan penelitian dari BSR, sosial media milik Mark Zuckerberg tersebut telah dimanfaatkan sebagai sarana penghasutan kepada etnic muslim Rohingya  di Myanmar, dan karena hal tersebut menyebabkan diskriminasi yang berkepanjangan.

Pada Agustus 2018 ini, Reuters telah menemukan sebuah bukti labih dari 1000 unggahan, foto, komentar di Facebook yang telah digunakan untuk menyerang etnik Rogingya Myanmar dan warga muslim setempat.

Dan berbagai cara telah dilakukan oleh Facebook untuk mengakhiri ujaran kebencian tersebut namun gagal. Dan untuk hal ini, Mark mengatakan jika perusahaannya bakal merekrut puluhan tenaga ahli bahasa Myanmar guna memantau postingan ujaran kebencian tersebut.

Tidka hanya Reuters dan BSR saja yang menyebutkan jika sosial media Facebook dimanfaatkan sebagai media untuk penyebaran ujaran kebencian, namun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mengatakan hal serupa.

Baca juga: Skandal Kebocoran Data Pengguna, Facebook Cuma Didenda Segini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here