Waduh, Facebook Diminta Sadap Pembicaraan di Messenger!

0
549
Copyright©Telegraph

Facebook Diminta Sadap Pembicaraan Pelaku Kriminal

Smeaker.com – Sosial media Facebook dikabarkan telah diminta oleh pemerintah Amerika Serikat untuk melakukan penyadapan pada aplikasi Messenger miliknya. Hal tersebut karena untuk mendengar isi pembicaraan seorang tersangka yang telah terlibat dalam investigasi kasus kriminal.

Investigasi kriminal yang dimaksud tersebut adalah ada kaitanya dengan geng MS-12 yang di Fresno, Amerika Serikat. Namun kabarnya, pemerintah AS malah melaporkan pihak Facebook ke pengadilan karena menolak untuk melakukan kerjasama dengan hal itu.

Baca juga: Facebook dan Instagram Bakalan Blokir Pengguna dibawah 13 Tahun

Dikutip dari laman detik.Inet, kasus ini sendiri melibatkan panggilan suara yang di aplikasi Facebook yang disebut dengan dienkrpsi end-to-end. Dengan teknologi ini, maka isi pembicaraan hanya bisa diketahui oleh pengguna saja, dengan kata lain maka pihak Facebook tidak bisa mengetahui isi pembicaraan pelaku tersebut tanpa mematikan fitur enkripsi ini.

Copyright©Telegraph

Facebook pun memberikan pembelaaan, jika mereka menyetujui perintah dari Amerika Serikat tersebut, maka mereka haruslah menulis ulang kode dalam aplikasinya ini untuk bisa mematikan fitur enkripsi tersebut. Dimana fitur enkripsi ini menjadi daya tarik dari Facebook untuk menjaga privasi dari para penggunannya.

Baca juga: Pengguna Android Ternyata Betah Pakai Facebook Ketimbang Instagram

Namun dalam kasus ini, Facebook bukanlah perusahaan teknologi pertama yang telah diminta oleh pemerintah Amerika Serikat agar bisa mengakses data milik para tersangka kriminal di negara adidaya tersebut.

Sebelumnya, pada tahun 2016 silam perusahaan teknologi Apple juga pernah terlibat dalam urusan yang sama, namun mereka saat itu melawan FBI setelah menolak memberikan hak akses pemilik iPhone pelaku penembak massal di San Bernadino, Amerika Serikat.

Baca juga: Cek Kondisi Korban Gempa Lombok Dengan Fitur Safety Check Facebook!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here