Android Tidak Gratis, Ponselnya akan Semahal iPhone?

0
5611
copyright©android

Android Tidak Lagi Gratis,

Smeaker.com – Google baru saja dijatuhi denda sebesar 4,34 Miliar Euro atau setara dengan (Rp 72,8 Triliun) karena dianggap memonopolis pasar Platform mobilde dengan Android. CEO Google, Sundar Pichai pun mengancam bahwa produsen smartphone tidak dapat menggunakan Android secara gratis lagi.

Baca Juga: Inikah Wujud Asli Samsung Galaxy Note 9?

Jika ancaman ini berubah menjadi nyata, konsumen yang akan paling banyak merasakan dampaknya. Tersedianya Android secara gratis menjadikan berbagai produsen smartphone untuk mendapatkan perangkat yang semurah-murahnya.

Android mungkin alasan utama anda bisa membeli komputer saku dengan kemampuan magis dengan harga di bawah USD 200,” tulis kolumnis Boston Globe, Hiawatha Bray, seperti dikutip detikINET dari Boston Globe, Jumat (20/7/2018).

Android sendiri telah digunakan oleh 1300 produsen perangkat dan dapat ditemu di 24.000 perangkat di setiap price point.

Dengan memberikan Android secara gratis kepada produsen smartphone, Google juga tetap memperoleh keuntungan dari iklan yang muncul di browser Chrome.

“Pembuat ponsel harus setuju untuk menggunakan mesin pencari dan browser Chrome milik Google, yang mengumpulkan data pengguna untuk mesin iklan milik Google yang sangat akurat, yang menghasilkan pendapatan senilai miliaran,” jelas Bray.

Baca Juga: Resmi Rilis di Indonesia, Harga Oppo Find X Saingi Samsung Galaxy S9!

Jika nantinya banyak produsen smartphone yang memilih untuk meninggalkan aplikasi milik Google, maka Google tidak akan mendapatkan pendapatan sebanyak tersebut dari Ikalan dan akan berhenti memberikan Android secara gratis.

Jadi, jika produsen smartphone harus membayar untuk menggunakan Android maka diperkirakan harga smartphone Android akan menjadi semakin mahal.

“Jadi kita mungkin saja harus membayar harga iPhone untuk ponsel Android,” ujar Bray.

Baca Juga: Muncul Penampakan Oppo Find X Dengan Balutan Warna Putih!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here