Ada Apa, Kok Rusia Desak Apple dan Google untuk Hapus Telegram ? Ternyata Ini

0
511
[email protected]

Waduuh, Rusia Desak Apple dan Google Agar Hapus Telegram ? Kenapa ya

Smeaker.com – Sama seperti Facebook, Telegram juga sedang dilanda kabar buruk. Baru-baru ini aplikasi pesan instan yang berasal dari Rusia tersebut yang bakal terancam diblokir dinegara asalnya. Sebab, Federal Service for Supervision of Communications, Informasi Technology and Mass Media yang merupakan sebuah lembaga pengatur regulasi TIK dan media massa Rusia, yang meminta Telegram untuk menyerahkan kunci enkripsi data seluruh penggunanya.

Baca Juga : Wiih! Dalam 30 Hari Terakhir, Pengguna Telegram Semakin Meningkat!

Sudah pasti, Telegram menolak. Mereka yang berpegang teguh pada konsistensi perusahaan, jika data serta privasi pengguna harus dijaga dan tak dapat diserahterimakan kepada pihak ketiga.

Telegram
Copyright©dignited

Sehingga Telegram yang mengajukan banding, namun sayangnya upaya tersebut yang tidak membuahkan hasil. Sebagai langkah lanjutan untuk melakukan prmblokiran, Rusia yang meminta kepada pihak Google serta Apple untuk segera menghapus aplikasi tersebut dari toko aplikasinya, yakni Google Play Store dan App Store.

Sementara penghapusan aplikasi tersebut yang ditujukan secara khusus diseluruh wilayah Rusia. Dimana lembaga yang disebut sebagai Roskomnadzor tersebut yang sudah mengirimkan surat permohonan kepada Apple dan Google, supaya meraka segera menghapus Telegram secepat mungkin. Demikain seperti yang dikutip dari Reuters pada Rabu, 18/4/2018.

Baca Juga : Karena Konten ‘Panas’ Ini, Apple Hempaskan Telegram!

Meski sudah mengirimkan surat, baik untuk Apple dan juga Google sampai detik ini masih belum ada tanggapan kepada Roskomnadzor. Seperti yang telah kita kethaui, Regulator telekomunikasi Rusia, pada Senin (16/4/2018), yang memngungkapkan sudah meulai memblokir akses ke aplikasi pesan singkat Telegram.

Adanya penblokiran tersebut yang dilakukan sebab Telegram yang menolak untuk memberikan hak akses keamanan pesan rahasia para pengguna kepada pemerintah setempat. Seperti yang dikutip dari Reuters, Selasa (17/4/2018) Roskomnadzor yang sudah memberitahukan kepada para telekomunikasi

mengenai pemblokiran akses untuk Telegram didalam Rusia. Dimana yang membutuhkan waktu selama beberapa jam, hingga pemblokiran total. Telegram yang sudah mempunyai lebih dari 200 juta pengguna global, sebab aplikasi pesan mobile Telegram sudah populer di sejumlah negara didunia.

Baca Juga : Perbedaan Dua Aplikasi Poluler, Telegram dan WhatsApp!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here