Wih! Jumlah Peminat OnePlus 5T Tembus Sekian Unit

0
981
Copyright@theverge.com

Wih! Jumlah Peminat OnePlus 5T Tembus Sekian Unit

Smeaker.com – Pihak Google baru saja mulai untuk mengirimkan pembaruan keamanan di bulan Desember 2017 ini untuk perangkat Smartphone Nexus dan Pixel yang merupakan perangkat dengan sistem operasi yang dipegang langsung oleh Google sendiri alias Android One.

Namun Samsung nampaknya juga ingin segera masuk ke tindakan tersebut. Memang mungkin sedikit mengejutkan sih karena handset pertama perusahaan Korea itu yang akan menerima patch keamanan terbaru bukanlah Samsung Galaxy S8 maupun Galaxy Note8.

Ternyata Smartphone pertama yang akan mendapatkan update patch keamanan ini berasal dari jajaran ponsel Galaxy yang menyasak kalangan kelas menengah (dan cukup tua juga untuk standar dunia mobile) yakni bernama Galaxy A5 (2016).

Baca Juga : Facebook Hadirkan Fitur Mentoring Untuk Permudah Cari Pekerjaan

Untuk pemberian dukungan update ini sudah mulai diberikan di negara Belanda yang masih tersegel dan tidak dalam keadaan mode root. Pemberian patch keamanan ini terus berjalan hingga beberapa waktu kedepan dan akan dihadirkan di beberapa negara bagian juga, kemungkinan termasuk para penggunanya yang berada diwilayah Indonesia.

Jika Anda memiliki A5 (2016) dan mendapat pemberitahuan update in, kapasitas unduhan yang akan dibutuhkan yakni sebesar 196MB. Setelah menginstal perangkat software terbaru ini, Anda akan berada pada build number A510FXXU4CQL1 dan level patch keamanan 1 Desember.

Samsung telah mengatakan bahwa Anda nantinya akan merasakan adanya peningkatan stabilitas pengisian daya baterai pada Smartphone milik kalian juga, serta kinerja keseluruhannya juga bisa berjalan lebih baik lagi jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Nampaknya masih terdapat masalah mengenai koneksi Wi-Fi pada model ini sejak update keamanan bulan Oktober yang lalu diberikan. Jika Anda mengalami permasalahan tersebut maka telepon Anda sering kali tidak mau tersambung ke jaringan Wi-Fi karena adanya kesalahan verifikasi.

Sayangnya sampai saat ini masih belum jelas apakah bug ini akan teratasi dengan dihadirkannya update patch keamanan pada bulan Desember ini atau tidak oleh Samsung, so kita nantikan saja.

Baca Juga : Butuh 2 Tahun Xiaomi untuk Percayakan Manufaktur Batam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here