Google Chrome Akan Permudah Simpan Kata Kunci, Beneran?

0
511

Google Chrome Akan Permudah Simpan Kata Kunci, Beneran?

Smeaker.com –  Saat ini Google dikabarkan sedang mengembangkan fitur baru yang akan diterapkan untuk Google Chrome versi Android. Yang mengejutkan bukan kehadiran fitur baru, melainkan terkait dengan proses ekspor password itu diperkirakan akan dapat sambutan baik dari pengguna.

Ketika Google remsi meluncurkannya, maka fitur baru ini akan memungkinkan para penggunanya untuk mengekspore password yang sudah disimpan pada sistem sebagai file.

Dan selanjutnya file yang telah disimpan itu akan diimpor ke Chrome pada platform lainnya. Namun hingga saat ini, kabar tersebut belum mendapatkan pernyataan secara langsung dari pihak perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet tersebut.

BACA JUGA: Google Larang Aplikasi Menampilkan Iklan di Lockscreen!

Sementara itu Google Git menyebut bahwa outline implementasi fitur ekspore password belum mendapat dukungan informasi soal tipe atau enkripsi file ekspore, walaupun diprediksi akan memiliki format khusus.

Copyright ©

Pada screenshot yang sudah beredar di Google Git, alat ahli password itu akan tersedia di Setting – Save Password, yang tempatnya berada di sudut kanan atas layar. Pasalnya hingga saat ini belum tersedia infromasi terkait waktu implementasi fitur Google Chrome tersebut, akan tetapi hal itu diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Google Berusaha Atasi Tantangan Cloud di Indonesia!

Sebelumnya Google sendiri sudah mengeluarkan kebijakan terkait locksrcreen monetization. Perusahaan tersebut menyatakan jika notifikasi yang ditampilkan tak terkait langsung dengan apliaksi yang digunakan, maka sebuah aplikasi tidak boleh memonetisasi kunci pada perangkat dengan tampilan iklan.

Mungkin Google harus membayar kompensasi lebih dari 5 juta warga Inggris jika tuntutan dari sebuah grup yang bernama Google You Owe Us dimenangkan. Grup itu menuntut pihak Google menyebut sudah mengumpulkan informasi pribadi pengguna dengan mengacuhkan pengaturan privasi pada Safari di iPhone.

Google, Facebook, dan sejumlah jaringan iklan digital ketahuan mengacuhkan pengaturan privasi pengguna, memungkinkan mereka untuk memasang cookie di iPhone bahkan pengguna memblokir cookies.

Kala itu Google menyebut bahwa pihaknya hanya melakukan hal itu pada Google Plus. Akan tetapi tuduhan yang ditunjukkan oleh perusahan itu menyebut bahwa Google menmukan cara untuk melacak.

Berkat update yang dihadirkan oleh perusahaan pencarian itu, kini Google Home berbekal kemampuan yang memungkinkan untuk menggabungkan dua perintah sekaligus ketika melakukan interaksi dengan Google Home, meskipun belum bisa mengeksekusinya.

BACA JUGA: Google Sudah Perbaiki Posisi Keju di Emoji Burger!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here