Twitter Larang Konten Porno di Aplikasi Vine

0
646
Twitter Larang Konten Porno di Aplikasi Vine
Vine dari Twitter ( foto : eggboss)

Vine merupakan layanan berbagi Video berdurasi 6 detik milik  Twitter. Beberapa hari setelah diluncurkan pada Januari 2013 lalu, layanan ini diserbu banyak sekali konten porno. Bahkan salah satunya hingga masuk ke dalam “Editor’s Pick”, yang merupakan video pilihan editor.

Kemudian Twitter menghapusnya dan meminta maafatas kesalahan tersebut. Twitter juga mengubah label layanannya menjadi kategori Dewasa, dan mengubah aturan usia minimalny, dari 12 tahun menjadi 17 tahun. Dan setelah kejadian itu, Twitter terus berupaya untuk menyingkirkan konten pornoi dari layanannya.

Menyangkut kejadian tersebut, akhirnya Twitter memperketat peraturan pada Vine, dengan melarang semua konten seksual muncul di layanannya. Twitter mengumumkan perubahan peraturan ini di situsnya. Dan nantinya akan ada pemberitahuan yang dikirim ke akun para pengguna Vine jika pada konten yang diunggahnya terdapat konten seksual. Dan Twitter akan meminta pengguna untuk menghapusnya.

Namun konten seksual tetap akan diperbolehkan jika:

  • Video klip tersebut merupakan video dokumenter
  • Video pendidikan ( seperti video menyusui)
  • Konten bernada sensual ( seperti tarian sugestif dengan pemerannya masih berpakaian)

 

Singkatnya, aturan baru ini hanya melarang konten video berisi adegan seks, aksi seks dengan sex toy, dan animasi grafis seksualberbagai upaya untuk memblokir keberadaan video porno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here