Awas Jika Dapat Pesan Seperti ini di WhatsApp, Berbahaya!

0
12947
Copyright©gsmarena

Ada Penipuan WhatsApp Berupa Internet 100 GB

Smeaker.com – Dibalik kesuksesan yang diraih oleh aplikasi WhatsApp, ternyata hal tersebut dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Seperti baru-baru ini, dimana para pengguna aplikasi pesan instan tersebut dihebohkan dengan pesan yang memberikan bonus paket internet sebesar 100 GB.

Sontak saja banyak dari penggunaan WhatsApp yang percaya dengan kabar tersebut. Namun tak sedikit pula yang meragukan kebenaranya, sebab akhir-akhir ini memang sering kali muncul berita hoax.

Baca juga; Banyak yang Kecewa, Fitur Keren di WhatsApp ini Tak Jadi Dirilis!

Benar saja, pesan yang beredar di WhatsApp tentang bonus kuota internet tersebut adalah berita hoax. Jadi jangan langsung percaya jika kamu mendapatkan pesan seperti itu. Kabar tersebut juga sudah mendapat penegasan dari CEO Digital Forensic Indonesia, Ruby Alamsyah.

Copyright©gsmarena

“Konfirmasi (koneksi internet gratis 100GB) itu hoax dan sangat mirip dengan yang sebelumnya.” pungkas Ruby seperti yang dikutip dari detikINET pada Sabtu (21/3).

Baca juga: WhatsApp Segera Kedatangan Fitur Hapus Pesan Otomatis?

Tidak hanya itu Ruby juga sempat mengatakan jika pesan yang sedang ramai diperbincangkan pengguna WhatsApp ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya sempat beredar pesan hoax juga, dengan iming-iming bonus kuota internet 20GB.

Pesan tersebut sengaja dikirim oleh pelaku untuk mendapatkan kontak di WhatsApp sampai mencuri browsing history si korban. Biasanya tindak kejahatan seperti itu sering kali terjadi ketika si korban melakukan work from home.

Jadi apabila mendapatkan pesan seperti itu di akun WhatsApp anda,sebaiknya abaikan saja. Apabila kita mengeklik-nya maka keamanan data penting anda akan terancam.  Ruby juga sempat memberikan tips yang dapat dilakukan saat mendapati pesan seperti itu di WhatsApp.

✓ Copy link tersebut, dan paste di search engine untuk mengetahui kebenaran dari ulasan tersebut.

✓ Apabila link yang ditampilkan adalah short link seperti bit.ly, tiny.cc dan sebagainya sebaiknya perhatikan di bagian akhir link tersebut.

✓ Pastikan juga, jika link yang tertera pada pesan tersebut menampilkan domain dari instansi resmi seperti:

https://www.apple.com
https://www.kominfo.go.id

Jika pada link URL tidak terdapat domain dari instansi resmi sudah jelas jika pesan tentang gratis kuota impor yang disebar melalui aplikasi WhatsApp adalah pesan hoax.

Baca juga: Akun Chatbot WhatsApp Milik Menkominfo Untuk Corona Sudah Dirilis, Udah Coba?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here