Pabrik iPhone di indonesia di Grebek Polisi, Kenapa ya?

0
573
Copyright©Kumparan

Pabrik iPhone Rekondisi Ilegal Terbongkar, Omzet Rp 150 Juta / Bulan

Smeaker.com – Ada kabar kurang mengenakkan datang dari Jawa Barat, dimana Polresta Tangerang telah menggerebek pabrik iPhone rekondisi ilegal yang terletak di Ruko Boulevard, Blok E, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Modus dari pelaku ini adalah dengan membeli iPhone dari berbagai tipe yang berasal dari Singapura dengan kondisi rusak. Setelah itu perangkat ini dibawah masuk ke Indonesia tanpa adanya izin Impor.

Baca juga: Hati-hati Jika Dapat Kiriman Pesan Ini Di WhatsApp, Akunmu Bisa Diretas!

Selanjutnya, puluhan iPhone rusak tersebut mereka rekondisi dengan sejumlah komponen beserta suku cadang palsu yang bukan original dari pihak Apple. Dengan begini, maka mereka bisa mendapatkan keuntungan yang lebih.

Copyright©Kumparan

“Komponen bukan original itu di antaranya earphone, charger, LCD, dan komponen kamera,” kata AKBP Ade Ary Syam, Kapolresta Tangerang, dikutip dari laman KompasTekno.

Baca juga: Waduh, Smartphone Murah Ternyata Lebih Rentan di Serang Hacker!

Yang mengejutkan, para pelaku ini juga bisa mencetak sendiri nomor IMEI dari iPhone rekondisi tersebut, dan bahkan mereka memberikan sebuah kardus (dosbook) untuk meyakinkan para korban. Dari aksi kejahatannya tersebut, para pelaku berhasil mengantongi omzet hingga Rp 150 juta perbulan.

Dijelaskan oleh Ade, para pelaku penipuan dengan barang berupa iPhone rekondisi tersebut telah berhasil diamankan 2 orang. Sementara satu tersangka lagi masuk dalam Daftar pencarian Orang (DPO).

Ade menambahkan, jika sejumla iPhone rekondisi yang berhasil diciptakan oleh para pelaku tersebut, mereka langsung menjualnya melalui toko online yang bernama Panda House dan juga Lin Store.

Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis di antaranya Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf f dan j Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Pasal 104 dan 106 Undang-Undang Perdagangan, Pasal 120 ayat (1) Undang-Undang Perindustrian, Pasal 52 Undang-Undang Telekomunikasi, dan Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang.

Baca juga: Siapkan Budgetmu, Ini Jadwal Rilis iPhone 11 di Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here