IHSG dan Rupiah Menguat Pasca Pelantikan Jokowi – JK

0
2463
IHSG dan Rupiah Menguat

Smeaker.comIHSG dan rupiah menguat pasca pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi – JK) menjadi presiden dan wakil presiden RI. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini bertahan di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham pada hari ini, Senin (20/10/2014). Hal tersebut dikarenakan pasca pelantikan Jokowi – JK yang kini resmi menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia (RI) yang mampu mendorong aksi beli para investor asing.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini melonjak hingga 54,05 poin atau 1,07 persen menuju level 5.083 setelah pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Bahkan seluruh indeks saham acuan menguat pada penutupan sesi pertama perdagangan saham hari ini. Indeks saham LQ45 menguat 1,34 persen menjadi 865,61.Pada sesi pertama, IHSG berada di puncak tertinggi yakni 5.101,21 dan terendah 5.067,87. Penguatan indeks saham hari ini didukung dari beberapa saham diantaranya 187 saham yang berada pada zona hijau, 85 saham yang melemah serta 70 saham yang stagnan atau tetap ditempat.

Total frekuensi perdagangan saham yani berkisar 148.548 kali dengan volume perdagangan saham mencapai 3 miliar saham yang diperdagangkan. Pada hari ini dimana hari pelantikan Jokowi-JK sebagai pasangan Presiden dan wakil Presiden RI 5 tahun kedepan, perdagangan saham pada hari ini cukup ramai.Bahkan nilai transaksi harian saham mencapai Rp 4,21 triliun.

Sektor saham sebagian besar memang menguat pada perdagangan saham hari ini terkecuali sektor saham perkebunan dan consumer goods. Sektor saham aneka industri melonjak naik 1,87 persen serta disusul oleh sektor saham industri dasar yang naik 1,83 persen dan selanjutnya sektor saham keuangan naik 1,38 persen. IHSG yang terpantau menguat dan menghijau ini ditopang pula dengan aksi beli investor asing yang mencapai Rp 600 miliar dimana pemodal lokal sendiri melakukan aksi jual mencapai Rp 600 miliar.

Bukan hanya IHSG saja yang terpantau menguat namun juga nilai rupiah yang menunjukkan penguatan terhadap dollar Amerika Serikat (USD). Berpedoman pada data RTI, nilai tukar rupiah berada pada kisaran 12.028 per dollar Amerika Serikat (USD). Sementara kurs tengan Bank Indonesia (BI) berada pada kisaran Rp 12.041 yang menguat dari periode 17 Oktober 2014 di kisaran Rp 12.222 per USD.

IHSG dan rupiah menguat pasca pelantikan Jokowi-JK dipicu pula oleh kembalinya para investor asing yang memburu saham-saham berkapitalisasi besar. Pada perdagangan saham hari ini saham yang penunjukkan penguatan adalah INTP yang melonjak naik 4,69 persen menjadi Rp 23.975 per lembar saham. Saham ASII juga naik 2,29 persen menjadi Rp 6.700 per sahamnya serta saham TLKM yang menunjukkan penguatan 2,32 persen menjadi Rp 2.870 per saham.

Sementara untuk saham yang tertekan indeks saham lainnya adalah saham LSIP yang menurun 2,68 persen menjadi Rp 1.815 per sahamnya. Saham GGRM juga anjlok 2.85 persen menjadi Rp 58.775 per sahamnya serta saham SILO yang menurun drastis 2,52 persen ke level Rp 13.525 per lembar sahamnya.

Cek kurs dollar hari ini di empat bank besar, cek disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here