Alasan Utama Berita “Hoax” Lebih Populer di Twitter

0
314
Twitter Hoax
Copyright© TribunWOW

Peneliti Ini Ungkap Alasan Berita Hoax Lebih Mudah Tersebar di Twitter Dibanding yang Lain

Smeaker.com – Baru-baru ini telah ditemukan fakta baru yang mana menyebutkan kalau hoaks alias berita bohong nantinya bisa lebih cepat tersebar jika dibandingkan dengan berita klarifikasi pada platform sosial media Twitter. Untuk pernyataan seperti ini sendiri telah didapat dari hasil penelitian Massachusetts Institute of Technology alias MIT, Amerika Serikat.

Terlebih lagi, berbagai konten yang mengandung hoaks ini bukanlah ciptaan bots atau program yang berada pada sistem Twitter, melainkan ulah dari sang manusianya sendiri yang mana sangat sering untuk meneruskan berbagai berita terbaru tanpa berpikir dan menganalisa lebih dalam terlebih dahulu.

Simak Nih: Ini Dia Produk yang Bakal Diluncurkan Apple Pada WWDC 2018

“Ketika kami menghapus semua bots di dataset kami, perbedaan pola antara penyebaran berita bohong dan berita klarifikasi tetap sama saja” seperti itulah penjelasan yang diberikan oleh Soroush Vosoughi yang menjadi salah satu tim peneliti Laboratory for Social Machines (LSM) MIT.

Twitter Sumber Hoax
Copyright© wafflesatnoon

Selain itu untuk penelitian ini sendiri juga telah berisi berita palsu sebanyak 70% lebih banyak di teruskan jika dibanding berita asli. Saat sang peneliti mengamati “Cascade” atau rantai retweet yang tidak terputus, penyebaran hoax ini telah mencapai 10 sampai 20 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan faktanya.

Penelitian yang berjudul “The Spread of True and False News Online” juga mengamati pola persebaran berita mengenai pengeboman di lomba marathon Boston tahun 2013 silam. Dari penelitian ini telah dijelaskan mengapa Twitter menjadi tempat subur beredarnya hoax.

“Twitter menjadi sumber utama berita kita” begitulah yang dikatakan oleh Vosoughi.

Dalam penelitian ini, mereka telah melakukan pelacakan 126.000 rantaian re-tweet informasi yang tersebar di Twitter yang mana telah diunggah lebih dari 4.5 juta kali oleh 3 juta orang mulai dari tahun 2006 sampai 2017. Untuk memastikan kebenaran berita, tim tersebut melakukan pengecekan melalui situs Factcheck.org, hoax-slayer.com, urbanlegends.about.com dan beberapa lagi yang lain.

Selain itu alasan dari kalangan suka membagikan berita hoax adalah pengguna lebih tertarik akan hal baru meski itu belum diketahui kebenarannya.

baca juga: Hal yang Bisa Anda Lakukan Dengan Aplikasi Messenger, Apa Saja?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here