Cadangan Energi Indonesia Hanya Tersisa 20 Hari

0
4503
Cadangan Energi Indonesia

Smeaker.comCadangan energi di Indonesia terus mengalami pengurangan seiring waktu yang memang terus berjalan dan penggunaan yang terus menerus. Bahkan Dewan Energi Nasional (DEN) menuturkan bahwa cadangan energi di Indonesia tidak bisa lagi digunakan untuk bertahun-tahun. Dan yang paling parah prediksi cadangan energi nasional atau cadangan operasional hanya mampu bertahan untuk 20 hari saja.

Salah satu anggota DEN yakni Tumiran menuturkan bahwa cadangan energi nasional tersebut memang merupakan milik PT Pertamina (Persero). Disebutkan bahwa cadangan yang dimiliki tersebut tidak berarti sama sekali jika dibandingkan dengan cadangan energi dari negara lain.

Dalam acara seminar Energi Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta Tumiran juga menyebutkan bahwa Jepang punya tunnel di bawah bukit dengan diameter 30 meter dan panjang 500 meter secara paralel. Tunel tersebut dibawah batu – batu granit. Tempat ini diisi gas alam cair LNG (Liquid Natural Gas) yang berhasil dibeli dari Indonesia dan Qatar.

Dia juga menambahkan bahwa cadangan energi di negara Jepang dipastikan akan bertahan selama satu tahun. Selain kallah dari Jepang, ketahanan energi Indonesia juga telah dikalahkan oleh Singapura yang merupakan negara kecil tetangga Indonesia. Singapura memiliki jaringan infrastruktur pipa yang bisa menjadi hub pipa gas asia pasifik. Padahal seperti yang kita tahu bahwa Negeri Singa Putih tersebut tidak memiliki sumber daya alam.

Oleh sebab itu anggota DEN tersebut berharap banyak kepada pemerintah untuk lebih serius menagani soal ketahanan energi nasional yang memang masih ketinggalan jauh dari negeri tetangga. Apalagi cadangan energi Indonesia hanya tersisa 20 hari saja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan kebijakan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Dia juga menuturkan harga BBM subsidi yang naik namun subsidi bisa dialihkan ke sektot lainnya yang lebih mengena. Sektor transportasi yang ada bisa diberi insentif. Selain itu akses industri berkelanjutan harus terus bisa didorong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here