Begini Upaya Google Cegah Aplikasi Jahat dan Tak Pantas yang Sedang Beredar

0
269

Google Golongkan Aplikasi Jahat yang Dicekal ke Dalam 3 Kategori

Smeaker.com – Pembuatan aplikasi tentu menghasilkan dampak positif dan negative. Salah satu dampak buruk yang dihasilkan oleh aplikasi ini termasuk aplikasi fake, plagiat, hingga aplikasi pembawa virus dan malware.

Dan beberapa waktu yang lalu, Google telah memblokir beberapa aplikasi yang dinilai memiliki masalah dari toko Aplikiasi milik mereka, pada tahun 2017. Dan menurut postingan yang sempat beredar, Google telah memblokir lebih banyak aplikasi mencapai 70 persen dibanding tahun 2016.

Google bukan hanya menghapus aplikasi Jahat, tetapi mereka juga telah mengembangkan model serta teknik pemindaian baru yang dapat mengidentifikasi pengembang yang berkali-kali telah melakukan kesalahan atau pelanggaran aturan serta mengembangkan jaringan yang sesat. Dan dengan usaha tersebut, Google membenarkan bahwa mereka telah berhasil mendistribusi perangkat lunak oleh 100.000 pengembang jahat di tahun 2017.

Baca Juga : Google Chrome Berikan Tanda Ini Pada Situs HTTP yang Tidak Aman!

Selain itu, Google juga telah berhasil menghentikan mereka dalam membuat akun baru dalam usaha untuk menerbitkan aplikasi baru dengan mengantongi dampak buruk. Dan hingga kini telah diperkirakan mencapai 3,5 juta aplikasi di Google Play Store. Dan 700.000 aplikasi telah bermasalah yang dapat diartikan bahwa 1 dari 6 aplikasi dipublikasikan oleh pengembang yang tidak memenuhi syarat.

Dengan tidak memenuhi syarat tentu tidak bisa diterima. Selain itu, dengan banyaknya aplikasi yang telah diblokir oleh Google seharusnya hal ini menjadi salah satu peringatan bagi semua orang untuk tidak membuat dan memasukkan aplikasi jahat serta lebih berwaspada.

Copyright©tabloidpulsa

Begini upaya Google dalam mencegah aplikasi hitam, dengan menggolongkan aplikasi-aplikasi tersebut ke dalam 3 kategori.

  1. Aplikasi Copycat

Dalam kategori ini, aplikasi yang ingin mencoba menipu pengguna dengan meniru aplikasi yang terkenal. Dan aplikasi yang menjadi sasaran empuk bagi mereka saperti, messenger, anti virus,serta nama-nama game yang laris juga menjai target si penipu.

Copyright©cklr

Selain itu, mereka juga akan mensurvei lalu lintas dalam pencarian aplikasi yang sering dicari. Sehingga mereka akan melakukan pemasangan aplikasi sesuai dengan kata kuncu yang paling banyak dicari dan juga memberikan nama pada aplikasi tersebut mirip dengan aplikasi aslinya. Dan di tahun 2017, Google telah mencatat hingga seperempat juta aplikasi yang meniru aplikasi lain.

Baca Juga : Fitur Terbaru! Kini Google Dapat Booking Hotel dan Tiket Pesawat

  1. Konten yang Tidak Pantas

Google juga tidak memberikan izin kepada pengembang yang membuat aplikasi berisi promosi konten tak pantas, seperti pornografi, kekerasan ekstrem, kebencian dan juga aktivitas yang illegal. Model learning machine yang dilengkapi dengan kemampuan memilah sejumlah besar kiriman aplikasi yang masuk dengan memberikan tanda untuk pelanggaran potensial.

Copyright©babatpost

Hal ini dapat memudahkan pengguna untuk mereview aplikasi secara efektif, dan mengambil keputusan untuk aplikasi yang bermasalah. Dan pada tahun lalu, mencapai puluhan ribu aplikasi mengandung konten yang tidak pantas telah berhasil terjebak dengan metode ini.

  1. Aplikasi Berpotensi Berbahaya
Copyright©pusatgratis

PHAs (Potentially Harmful Applications) merupakan perangkat lunak yang bisa membahayakan seseorang atau perangkat yang digunakan. Dan untuk aplikasi yang termasuk dalam kategori ini adalah aplikasi yang berupa penipuan melalui SMS serta membawa virus Trojan yang membahayakan. Bahkan banyak pengembang jahat telah bekerja keras untuk membuat aplikasi mereka agar lolos dari jeratan verifikasi Google untuk mengambil data pengguna.

Namun, Google telah meluncurkan Google Play Protect di tahun 2017 mampu mengurangi 50 persen dari tahun ke tahun. Dan Google Play protect ini sendiri juga termasuk fitur Google yang bertujuan untuk mengontrol keamanan perangkat, data dan aplikasi pengguna. Nah, demikian upaya Google dalam mencegah Aplikasi Jahat untuk membantu anda agar terhindar dari Aplikasi hitam dari para pengembang yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga : Google+ Android Mendapatkan Update, Apa yang Baru?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here