Rupiah Tembus Level Rp 12000 Akibat Tekanan Dolar AS Menguat

0
1089
Kurs rupiah

Smeaker.com – Saat ini Rupiah kembali menembus level psikologis yakni pada level Rp 12.000 per dollar AS. Hal ini diakibatkan tekanan dolar AS terus menguat sehingga mencetak level tertinggi empat tahunan hingga dan sebabkan rupiah melemah. Hal tersebut dipicu setelah pengumuman kebijakan oleh the Fed ( The Federal Reserve ).

Para pejabat di the Federal Reserve telah menaikkan perkiraan target mereka. Hal ini menyebabkan dolar Amerika Serikat kembali ditutup pada level tertinggi dalam empat tahun ini. Dibandingkan dengan beberapa mata uang utama lainnya, dolar AS menunjukkan level tertinggi.

Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF) menunjukkan pelemahan 0,44 persen atau capai 52,90 poin menjadi Rp 12.022 per USD. Sementara pagi ini (18/07/2014) rupiah tembus level Rp 12.017 per USD hingga Rp 12.040 per USD. (dilansir dari Bloomberg Dollar Index, kamis 18-7-2014).

The Federal sendiri melihat peningkatan tenaga kerja masih kurang kuat untuk menaikkan suku bunga. Sementara para pembuat kebijakan di The Fed akan pangkas obligasi bulanan hingga USD 15 miliar berturut – turut dengan tingkat penurunan USD 10 miliar. Maka kenaikan suku bunga akan menjadi pertama kalinya sejak tahun 2006 yang bertahan nol persen hingga 0,25 persen sejak bulan Desember 2008.

Untuk diketahui pada perdagangan pagi ini, hampir seluruh mata uang Asia menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika. Mata uang Ringgit menunjukkan pelemahan paling besar yakni 0,57 persen yang disusul oleh Won sebesar 0,56 persen. Sementara pada perdagangan pagi ini mata uang yang menunjukkan penguatan hanya rupee yang terpantau menguat 0,24 persen.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here