Perpindahan Pengguna ke Elpiji 3 Kg Hanya 2 Persen

0
5101
Elpiji 3 Kg

Smeaker.com – Kenaikan harga Elpiji 12 Kg beberapa waktu lalu diperkirakan akan berimbas pada migrasi atau perpindahan penggunaan gas elpiji 3 Kg. Namun nyatanya kenaikan harga elpiji 12 kg tidak mempengaruhi pemasaran elpiji 3 Kg dikarenakan migrasi dari pengguna elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg tidak terlalu signifikan.

Hanung Budya selaku Direktur Pemasaran dan Niaga ESDM telah menuturkan bahwa berpindahnya pengguna elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg diperkirakan tidak akan mencapai 2 persen. Hal tersebut tentunya tidak akan mengganggu kuota elpiji 3 kg di tahun 2014 yang sebesar 5,013 juta ton.

Kenaikan elpiji dari PT Pertamina pada tanggal 10 September 2014 lalu yang meningkatkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp 1500 per kg. Sementara harga yang dijual di agen sebesar Rp 114.300 per tabung dari harga sebelumnya yakni 92.800 per tabung. Nyatanya dengan kenaikan tersebut perpindahan penggunaan elpiji 3 kg hanya sebesar 2 persen saja.

Pertamina akan terus melakukan pengawasan dengan cara penggunaan sistem aplikasi komputer yani program Simolek. Program ini diyakini dapat memastikan pemasaran elpiji dari agen langsung ke pangkalan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa elpiji 3 kg akan digunakan oleh masyarakat yang benar benar berhak atas elpiji subsidi dari pemerintah tersebut.

Tambahan konversi minyak tanah ke elpiji sebesar 1,6 juta paket perdana akan berimbas baik bagi pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan rumah tangga maupun pertumbuhan usaha mikro. Oleh sebab itu pihak Pertamina menetapkan untuk meningkatkan kuota elpiji 3 Kg sebesar 15 persen menjadi 5,776 juta ton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here