Oh, Salah Satu Penyebab Baterai Boros Ternyata Tutup Paksa Aplikasi!

0
7791

Oh, Salah Satu Penyebab Baterai Boros Ternyata Tutup Paksa Aplikasi!

Smeaker.com – Selama ini metode menghentikan aplikasi yang tengah berjalan di background smartphone, dianggap sebagai jalan pintas untuk membersihkan sampah RAM. Sangat mudah sekali, pengguna hanya perlu menekan tombol home sebanyak dua kali dan kemudian swipe aplikasi untuk menutup penuh.

Sepertinya tak banyak orang yang tahu, ternyata cara tersebut dianggap tak bisa membantu sama sekali. Alih-alih membersihkan sampah yang memakan memori internal, justru metode force quit sangat beresiko terhadap ponsel cerdas.

John Gruber yang merupakan pakar gadget, menjelaskan bahwa sebenarnya force quit memang membantu dalam meringankan beban RAM yang ada di smartphone. Akan tetapi Tutup Paksa Aplikasi sebenarnya tidak menghapus sampah aplikasi yang tengah berjalan sepenuhnya.

BACA JUGA: Inilah Aplikasi Browser Hemat Asal India yang Masuk ke Tanah Air

“Aplikasi yang berjalan di background itu, kita anggap beku. Nah, aplikasi yang beku ini sebetulnya tidak perlu di-force close. Didiamkan saja. Kalau mau pakai, ya buka lagi,” Ungkap Gruber seperti yang dilansir oleh Mirror pada hari Jumat, 8 Desember 2017.

Copyright ©Theverge

Memang, Tutup Paksa Aplikasi setidaknya sebagai metode untuk bisa hemat CPU dan juga energy. Namun faktanya cara ini besar kemungkinan malah bisa melukai daya dari sebuah smartphone itu sendiri.

BACA JUGA: Mau Irit Kuota dan Bikin Longgar Memori? Yuk Cobain 2 Aplikasi dari Google Ini!

Sebab beterai akan cepat habis lantaran aplikasi yang sudah ditutup akan membutuhkan waktu yang cukup lama lagi ketika membukanya. “Baterai smartphone akan terkuras karena aplikasi yang sudah ditutup akan membutuhkan waktu lagi untuk membuka,” Ungkapnya lagi.

Rupanya Gruber sendiri bukan satu-satunya pakar yang mengklaim kalau motode force quit punya resiko tinggi terhadap baterai. Pada tahun 2010 silam, email dari Steve Jobs yang dilansir dari situs MacDailyNews mengungkap bahwa iOS merupakan sistem operasi yang tidak perlu dibersihkan.

“Gunakan (iOS) sebagaimana ia dirancang, ia andal dalam multitaskig, tak perlu repot menutup aplikasi ini itu karena takut lama,” Tulis Jobs dalam emailnya.

Maka dengan demikian mode fore quit sebenarnya hanya digunakan ketika aplikasi secara tiba-tiba tak berfungsi atau mendadak tak bisa respond. Seandainya ada yang mengalami hal seperti ini, Tutup Paksa Aplikasi baru bisa diterapkan. Hal ini dilakukan agar aplikasi bisa kembali di akses.

BACA JUGA: WOW! Aplikasi SHAREit Tembus 1,2 Miliar?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here