Alasan Apple Gagalkan Merek Dagang Milik Xiaomi!

0
251

Alasan Apple Gagalkan Merek Dagang Milik Xiaomi!

Smeaker.com – Rupanya Apple berhasil menghalangi Xiaomi untuk mendaftarkan nama tabletnya yang diberi nama ‘Mi Pad’ sebagai merek dagang di wilayah Uni Eropa. Usut punya usut, perusahaan asal Amerika Serikat itu mempermasalhkan nama Mi Pad yang dianggapnya sangat mirip dengan perangkat miliknya ‘iPad’.

Terkait masalah ini, Uni Eropa, General Court, memutuskan bahwa merek dagang milik perusahaan elektronik swasta milik pribadi dari Tiongkok yang berkantor pusat di Beijing itu tak bisa didaftarkan sebagai merek dagang.

Keputusan ini mereka ambil untuk mencegah terjadinya kebingungan para konsumen lantaran punya merek yang hampir sama. iPad dan Mi Pad sendiri sama-sama digunakan untuk nama tablet.

BACA JUGA: Operator Seluler Dipaksa Apple Mengganti Windows dengan iOS!

“Perbedaan antara tanda-tanda pada permasalahan, yang berasal dari tambahan huruf “m” pada awal “Mi Pad” tidak cukup untuk mengimbangi kesamaan visual dan fonetik yang sangat tinggi antara tanda-tanda kedua produk,” Tulis General Court dalam sebuah pernyataan, seperti yang dilansir olhe Reuters, pada hari Rabu 6 Desember 2017 waktu setempat.

Copyright © liputan6

Xiaomi mengajukan permohonan untuk mendaftarkan Mi Pad sebagai merek dagang di Uni Eropa kepada EU Intellectual Property Office (EUIPO) pada tahun 2014 silam.

BACA JUGA: Xiaomi Mi 7 Hadir dengan Snapdragon 845!

Namun kala itu Apple pun mengajukan terkait keberatannya kepada EUIPO pada 2016. Dasar keberatan itu tak lain adalah konsumen dianggap akan berpikir bahwa Mi pad merupakan variasi dari merek iPad.

Rupanya perseteruan itu bukan pertama kalinya bagi Apple. Sebab dilain persolannya mereka dagang Xiaomi, perusahaan Negeri Paman Sam itu tengah terlibat dalam kasus dengan perusahaan Qualcomm.

Ya, kedua perusahaan besar ini terlibat perseteruan terkait paten sejak awal tahun 2017 lalu. Saat itu Apple sendiri melayangkan gugatannya pada Qualcomm lantaran dinilai menahan US$ 1 miliar potongan miliknya.

Perusahaan yang baru saja meluncurkan Snapdragon 845 itu dianggap sengaja melakukan hal tersebut lantaran Apple sudah membantu Korea Selatan dalam menyelidiki praktik lisensi yang dilakukan oleh Qualcomm.

Tak hanya itu saja, Qualcomm sendiri juga dituding tak menerapkan persyaratan lisensi untuk teknologinya. Karen hal itulah  Apple ingin bisa menggunakan teknologi Qualcomm untuk perangkatnya dengan harga yang rendah. kemudian  Qualcomm sendiri menanggapi Apple lewat gugatan dengan mengklaim paten dan berusaha mencegah penjualan iPhone.

BACA JUGA: Yeey, Xiaomi Bakal Luncurkan Redmi 5 dengan 4 Varian Warna Lho!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here