Diketahui BlackBerry Bayar Denda Rp1,8 Triliun ke Nokia

0
246

Diketahui BlackBerry Bayar Denda Rp1,8 Triliun ke Nokia

Smeaker.com – Dengan adanya kabar BlackBerry telah membayar denda sebesar Rp 1,8 triliun kepada Nokia, tentunya membuat semua orang akan bertanya-tanya apa alasannya?.

Dapat diketahui tentang perselisihan yang telah terjadi antara BlackBerry dengan Nokia yang menyebabkan perusahaan yang dikatakan berbasis di Kanada itu harus membayar sejumlah denda kepada Nokia.

Pengadilan Artbitrase Kamar Dagang Internasional telah memutuskan bahwa smartphone tersebut harus membayar USD137 juta atau setara dengan RP1,8 triliun.

Baca Juga : Pendiri Vine telah Bocorkan Proyek Barunya

Keputusan itu pun telah dilaksanakan oleh perusahaan tersebut. Dan keputusan itu pun telah dibuat oleh pihak pengadilan pada 29 November 2017.

Dengan adanya perselisihan antara dua perusahaan ini dapat dikatakan sebenarnya bukan perkara pelanggaran paten. Namun terdapat tuduhan terhadap Nokia yang telah menggunakan hak ciptanya tanpa izin.

Dengan keterangan BlackBerry telah mengajukan sebuah tuntutan hukup terhadap Nokia di Jerman dan Amerika Serikat, seperti yang telah dikutip oleh Phone Arena, Senin (4/12/2017).

“BlackBerry kecewa karena Pengadilan Arbitrase tidak setuju dengan argument kami dalam kasus ini namun kami menerima keputusa mereka,” ungkap perusahaan berbasis dari Kanada tersebut.

“Keputusan ini tidak mengubah pernyataan BlackBerry bahwa Nokia melanggar kakayaan intelektual kami dan kami terus berusaha keras untuk menyelesaikan masalah hukum di kedua Negara, AS dan Jerman,” tambahnya.

Sebelum kasus tersebut yang tengah menjerat perusahaan tersebut, mereka telah memenangi gugatan atas Qualcomm. Perusahaan tersebut telah memenangkan dana dengan sebesar USD940 juta.

Dapat diketahui dengan pendapat Reuters, Smartphone Kanada itu pernah mengatakan bahwa sebenarnya mereka tengah berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari portofolio yang dimilikinya.

Dan antara Blackberry dan Nokia ini sedang berusaha membawa kembali merek mereka ke industry smartphone. Dan sejak saat itu mereka menjual lisensi merek smartphone mereka ke beberapa perusahaan, salah satunya PT BB Merah Putih di Indonesia.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa perusahaan berbasis di Kanada ini telah memegang paten dengan banyak 4.000 lisensi yang telah disewakan kepada perusahaan teknologi lainnya.

Baca Juga : Instagram rencana Membuat Fitur Analis Guna Membantu Jutaan Orang yang Berjualan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here