Pengguna iPhone Mengadu ke Apple Store lantaran iOS Bermasalah!

0
723
Copyright ©kompas

Pengguna iPhone Mengadu ke Apple Store lantaran iOS Bermasalah!

Smeaker.com – Seperti yang diketahui, baru saja Apple melakukan pembaruan untuk sistem operasi buatannya, iOS. Dan kali ini, perusahaan asal Negeri Paman Sam itu meluncurkan iOS 11.1.2 yang hadir dengan beragam fitur paling baru.

Akan tetapi, menurut sebuah laporan dari para pengguna, pembaruan sistem operasi ini rupanya masih terjadi masalah. Usut punya usut, masalah pembaruan sistem operasi ini dilaporkan terjadi hampir merata kepada pengguna iOS di seluruh dunia.

Kabanyakan pengguna yang melaporkan perangkat ini tak bisa bekerja maksimal usai melakukan pembaruan. Masalah ini terjadi tak lama usai merilis pembaruan pada tanggal 2 Desember lalu, tergantung wilayah masing-masing.

BACA JUGA: Bos Apple Pastikan Touch ID Benar-benar Personal!

Seperti yang dilansir oleh The Strait Times, pada hari Senin 4 Desember 2017, para pengguna iPhone di wilayah Singapura banyak yang mendatangi Apple Store, untuk mengadukan masalah tersebut. Aung, salah satu penguna iPhone mengatakan bahwa pembaruan ini membuat iPhone miliknya kerap restart.

Copyright ©Mac

“iPhone saya secara otomatis mati, lalu menyala, mati lagi, kemudian kembali menyala,”  Ungkapnya. Bahkan Aung berusaha menemukan solusi, namun sayangnya tak berhasil.

Karena masalah itulah ia pun memutuskan untuk datang ke Apple Store yang berlokasi di Orchard Road. Ia pun tak menduga, usai tiba disana Aung bertemu dengan pengguna lain yang juga melaporkan kasus yang sama.

BACA JUGA: Apple dan Samsung Tetap Kuasai Ponsel Global!

Terkait hal ini, perusahaan asal Amerika Serikat itupun langsung memberikan tanggapannya. Sebenarnya masalah sistem operasi tak hanya terjadi di iOS saja. Beberapa waktu lalu sempat ada laporan menyebutkan bahwa ada celah kemanan di macOS High Sierra.

Hal itu membuat pengguna tak perlu memasukkan kata sandi ketika ingin mengakses pengaturan. Sebab pengguna hanya menulis root ketika diminta nama pengguna dan tak perlu menuliskan kata kunci.

Tentu saja ini sangat berbahaya, lantaran memungkinkan orang lain untuk masuk ke menu pengaturan dan mengubah keamanan. Terkait hal ini, perusahaan Apple langsung menemukan solusi untuk menangani solusi tersebut.

Bill Evans, selaku juru bicara Apple menyebutkan bahwa perusahaan sedang bekerja untuk membuat pembaruan pada software yang mampu mengatasi permasalahan seperti ini. “Untuk saat ini, mengatur password root dapat dilakukan untuk mencegah orang tak dikenal mengakses Mac pengguna,” Ungkapnya.

BACA JUGA: Untuk iPhone 2018, Apple Siapkan Chip Pengatur Daya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here