Hanya 12 Menit, Baterai Smartphone Sudah Penuh!

0
2238

Hanya 12 Menit, Baterai Smartphone Sudah Penuh!

Smeaker.com – Kabarnya Samsung sukses membesut baterai lithium ion. Baterai Smartphone ini memiliki daya yang mampu bertahan lebih lama, sekaligus dapat mengisi daya lebih cepat. Samsung Advanced Institue of Technologi (SAIT).

Grafena merupakan alaptrop karbon yang berbentuk lembaran datar tipis. Dimana setiap atom punya ikatan sp2 dan dikemas secara rapat dalam bentuk kisi kristal yang bentuknya menyerupai sarang lebah.

Awalnya Grafena yang hanya berbentuk lembara atom karbon disintesis menggunakan baterai silika, sehingga berubah bentuk menjadi bulat. Bola Grafena inilah yang kemudian dimanafaatkan untuk bahan anoda dan katoda pada baterai lithium-ion.

BACA JUGA: Harga OnePlus 5T dan Spesifikasinya, Dual Camera Superior Jadi Andalan Phablet Alumunium Metal!

Seperti yang dilansir dari ZDNet, pada hari Kamis 30 November 2017 kemarin, menyebutkan kalau baterai yang berbahan baku dari grafena ini mempunyai kapasitas 45 persen lebih banyak. Bahkan dengan ukuran yang sama, baterai ini mampu mengisi daya lima kali lebih cepat dari Baterai Smartphone biasanya.

Copyright ©GSMArena

Hal ini berarti jika pada umumnya baterai lithium ion butuh waktu selama satu jam untuk diisi ulang secara penuh, namun lithium ion grafena terbaru milik Samsung yang hanya membutuhkan waktu sekitar 12 menit saja lo.

BACA JUGA: Rumor Spesifikasi Samsung Galaxy A5 (2018), Smartphone Generasi Masa Depan!

Tak ayal kalau ketahanan Baterai Smartphone ponsel selalu menjadi nilai plus dimata para konsumen. Mobilitas dan dinamika masyarakat menyebabkan pengguna bisa mencari ponsel terbaru dengan kapasitas baterai yang besar atau daya tahan lama.

Tujuan utamanya tak lain adalah supaya ponsel tak cepat kehabisan daya. Akan tetapi biasanya besar kapasitas baterai tergantung dengan waktu pengisian. Biasanya makin besar daya baterai, maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengisian ulang. Namun baterai dengan bahan utama grefena ini pengguna hanya punya sedikit waktu untuk mengisi ponsel baterai mereka.

Tentu saja penemuan ini menjadikan warna baru di dunia  smartphone. Selain bisa menghemat energy, baterai grafena bisa dibuat lebih ramping dibanding dengan lithium ion.

Smartphone dengan baterai grafena otomatis akan memiliki bodi ramping serta lebih ringan. Walau penemuan baterai ini sudah di umumkan, namun baterai ini masih perlu ditinjau ulang sebelum nantinya diproduksi secara besar-besaran.

Bukan tanpa sebab, pasalnya kini Samsung lebih memperketat pengawasan terhadap baterai usai insiden ditariknya Galaxy Note 7 akibat masalah pada baterai. Kabarnya perusahaan asal Korea Selatan ini sudah mematenkan penemuannya ini ke Badan Paten Korea Selatan dan Amerika Serikat.

BACA JUGA: Samsung Galaxy S8+ SMARTgirl Edition, Pesona Baru Harga Selangit?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here