Gegara Video Tak Pantas, YouTube Jadi Ditinggalkan Pengiklan!

0
170
Copyright ©Youtube

Gegara Video Tak Pantas, YouTube Jadi Ditinggalkan Pengiklan!

Smeaker.com – Sederet iklan dari merek terkenal seperti Lidl, Mars, dan Mondelez, kabarnya mencabut iklannya dari YouTube. Usut punya usut, penarikan diri ini dilakukan lantaran adanya temuan iklan dari sejumlah merek muncul di video tak pantas.

Seperti yang dilansir olehReuters pada hari Senin, 27 November 2017 kemarin, video yang dimaksud itu memperlihatkan seorang anak yang tampil dengan pakaian minim. Usai menukan video itu, YouTube dianggap memungkinkan seseorang untuk mencari video seperti itu.

Layanan milik Google itupun menyebut pencarian bisa dilakukan dengan sangat mudah. Padahal sebelumnya web berbagi video yang didirikan oleh tiga mantan pegawai PayPal itu sudah berjanji untuk terus memantau guna melindungi konten anak.

BACA JUGA: Cobain 4 Fitur Baru Youtube Ini Yuk!

Disatu sisi Youtube sendiri telah menganggap temuan ini dengan menyebut iklan tidak seharusnya berada dalam video tersebut. “Seharusnya tak ada iklan yang tampil di konten semacam itu dan kami bekerja langsung untuk mengatasinya,” Ungkap sang juru biacara YouTube.

YouTube
Copyright©merdeka

Sementara itu platform berbagi video pun mengutarakan permintaan maafnya dan janji akan segara melakukan peninjauan secara menyeluruh. Ini memang bukan kejadian pertama kali YouTube ditinggalkan oleh pengiklannya.

BACA JUGA: Viral, Pegawai Apple Dipecat Usai Putrinya Bocorkan iPhone X di Youtube!

Sebelumnya deretan iklan ternama seperti L’Oreal, Audi, RBS, hingga Marks and Spencer, juga menarik ilannya lantaran muncul di video pendukung kelompok ekstremis. Hal itu membuat mereka langsung menarik iklannya dari web berbagai video yang didirikan pada tanggal 14 Februari 2005 tersebut.

Rupanya alasannya, banyak iklan berbayar dan akan memberikan sekiatr 6 poundsterling atau sekitar Rp100 ribu per 100 views. Lantaran hal itulah banyak pihak merek merasa ikut memberi sumbangan pada kolompok ekstremis.

Google Europen Chief Matthew Brittin janji akan melakukan penunjauan kembali kebijakan perusahaan terkait iklan seklaigus memperkuat penegakan hukum. “Tantangan utamanya adalah memberikan kejelasan kepada pelanggan mengenai konten yang bebas iklan,” Ujarnya.

Dengan penerapan kebijakan ini, Brittin yakin bahwa ada kemungkinan pengiklanan mengatur munculnya iklan, mereka bisa kembali beriklan di YouTube.

Sementara itu pihak pemerintah Inggris pun pernah memanggil Google untuk berbincang di kantor cabinet. Ketika berbicara di konfensi Advertising Week Europe, ia pun meminta maaf pada para pengiklan dan mitra yang terkena dampak dari masalah ini. Ia pun berjanji bahwa Google akan lebih memperketat pengawasan.

BACA JUGA: Wajib Coba, Ini 5 Cara Menambah Viewers YouTube dengan Mudah dan Cepat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here