Bank Indonesia Gunakan Rp 3 Trilliun/tahun Untuk Dana Cetak Uang

0
2029
Bank Indonesia Gunakan Rp 3 Trilliun/tahun Untuk Dana Cetak Uang

Smeaker.com – Kabar terbaru datang dari Bank Indonesia yang dikabarkan menghabiskan dana besar untuk mencetak uang. Diberitakan jumlah anggaran yang dihabiskan Bank Indonesia sebagai dana cetak uang sebesar Rp 3 Triliun per tahun.

Kepala Divisi Kebijakan dan Pengembangan Sistem Pembayaran Bank Indonesia membenarkan hal tersebut bahwa Bank Indonesia menggelontorkan dana Rp 3 triliun per tahun untuk mencetak, menyimpan, mendistribusikan uang sebagai alat pembayaran di Indonesia ini. Bahkan dana Bank Indonesia tersebut juga digunakan untuk memusnahkan uang yang tak layak edar.

Pejabat BI juga mengharapkan transaksi Non tunai terus ditingkatkan. Hal ini difungsikan untuk menekan pembuatan uang kartal sehingga lebih hemat dalam operasionalnya. Penggunaan transaksi non tunai juga dapat mencegah tindak pidana pencucian uang. Karena dengan menggunakan transaksi non tunai akan memiliki rekam data melalui mesin EDC (Electronic Data Captured).

Beberapa Bank besar di Indonesia pun telah menggunakan mesin EDC untuk melakukan transaksi Non tunai oleh para nasabahnya. Beberapa Bank BUMN yakni BNI, BRI dan Mandiri telah menggunakan mesin EDC sebagai alat pembayaran non tunai para nasabahnya. Transaksi dengan mesin EDC memang diklaim lebih nyaman dan aman.

Sebelumnya telah diketahui bahwa pada 18 Agustus 2014 lalu, Gubernur Bank Indonesia (Agus martowadojo) dan Menteri Keuangan (Chatib Basri) telah meresmikan penerbitan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Gedung Bank Indonesia. Pecahan uang kertas Rp 100 ribu NKRI tahun 2014 diresmikan sebagai alat pembayaran yang sah oleh pemerintah dan pihak BI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here