Begini Cara Samsung Cegah Terulangnya Insiden Baterai Meledak pada Galaxy Note 7

0
983
Samsung Galaxy Note 7
Copyright©anaksantai

Begini Cara Samsung Cegah Terulangnya Insiden Baterai Meledak pada Galaxy Note 7

Smeaker.com – Samsung baru saja mengumumkan penyebab di balik meledaknya baterai lithium-ion dalam ponsel Galaxy Note 7 di beberapa waktu lalu. Ini menajdi insiden yang paling memanas bagi Samsung. Bahkan, dengan kejadian tersebut vendor asal Korea Selatan itu merugi besar.

Kerugian yang dialami Samsung bukanlah suatu alasan untuk berhenti memutar otak. Produsen kaya itu bahkan mengeluarkan ide terbarunya melalui perangkat anyar mereka, Galaxy S8. Dalam hal ini, atas kejadian buruk yang meledakkan Galaxy Note 7 itu Samsung meyakinkan kepada seluruh masyarakat bahwa tidak akan terjadi hal serupa.

Benar atau tidaknya belum dapat diketahui atas keyakinan yang disampaikan Samsung. Namun, bila melihat kesibukkannya pada Galaxy S8 sepertinya Samsung benar-benar menyusun rangkaian baru. Hal ini terlihat dari caranya yang mulai mengikuti sejumlah protokol baru, seperti tindakan keselamatan multi lapis (multi-layer safety measure) dan delapan poin pemeriksaan keamanan baterai.

Pada Galaxy S8, Samsung melakukan beberapa perubahan untuk membuat baterainya agar tidak terjadi seperti Galaxy Note 7. Sehingga, dengan hal ini pula keluar kabar yang melaporkan bahwa produsen tersebut akan bekerja sama dengan perusahaan Jepang, Murata Manufacturing Company, untuk sumber sejumlah baterai.

Samsung Galaxy Note 7
Copyright©anaksantai

Perusahaan tersebut mengambil alih divisi baterai Sony dan Samsung juga akan melakukan alih daya sekitar 2-8 persen jumlah baterai yang diperlukan untuk keseluruhan total perangkat Galaxy S8 yang dibuat. Jadi, mayoritas baterai akan dibuat oleh Samsung SDI, divisi di samsung yang membuat baterai untuk ponsel mereka sendiri.

Disisi lain, Amperex Technology Ltd (ATL) asal China dikabarkan ditekan untuk meningkatkan produksi baterai saat penarikan pertama Galaxy Note 7, sehingga menimbulkan dugaan mereka juga akan membuat baterai untuk S8.

Samsung juga akan membentuk suatu kelompok penasehat baterai yang terdiri dari penasihat eksternal, ahli akademisi dan riset termasuk sejumlah profesor dari Universitas Cambridge, Universitas California, Berkeley, dan Stanford University.

Upaya Samsung kali ini benar-benar didasari dengan niat dan tekad yang besar. Selain untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pada pengguna, langkah ini juga suatu cara Samsung dalam meyakinkan konsumen dan agar bisa menarik hati pengguna smartphone.

Baca Juga Harga Samsung Galaxy J2 Terbaru Februari 2017, Spesifikasi 4G LTE Citarasa Lollipop Harga Sejutaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here