YouTube Kini Sedang Membunuh Pelan-Pelan Industri Musik, Benarkah ?

0
1826
YouTube
Copyright ©nheller

YouTube Membunuh Industri Musik Secara Perlahan?

Smeaker.comSebulan sebelum kematiannya lalu, seorang penyanyi Prince menghapus banyak video rekaman konsernya dari platform berbagi video, YouTube. Keputusannya tersebut sontak mendapatkan banyak kritik dan tanda tanya besar dari para penggemarnya. Guna menanggapi berbagai keluhan tersebut, ia pun juga sempat menuliskan sebuah pernyataan menyejutkan di akun twitter pribadinya.

Dalam cuitannya tersebut, Prince menyebut jika YouTube tak membayar lisensi dengan adil untuk lagu-lagu yang diunggahnya. Ia pun menyarankan para penggemarnya untuk langsung mengeluhkan persoalan tersebut pada YouTube, selaku platform yang menampung berbagai karya Prince tersebut. Prince pun juga mengaku geram dengan perlakukan YouTube.

Hingga kala kematiannya, sebagian besar karyanya bahkan juga tak tersedia di setiap layanan penyedia streaming besar lainnya. Karya Prince kini hanya bisa dinikmati para penggunanya di Tidal, yakni layanan streaming milik Jay Z yang menjanjikan royalti yang lebih besar untuk para musisi yang ikut berkontribusi di dalamnya.

YouTube
Copyright ©techradar

Na’asnya, yang dikeluhkan Prince tersebut nyatanya juga dirasakan oleh sebagian besar musisi dunia lainnya pada bulan Maret 2016 lalu, seperti Katy Perry, Jon Bon Jovi, Steven Tyler, Rod Stewart, Bryan Adams, hingga banyak lagi musisi lainnya yang turut menandatangani petisi untuk mereformasi kebijakan DMCA (Digital Millenium Copyright Act) di Amerika Serikat yang dinilai telah banyak merugikan para musisi.

Petisi tersebut merujuk pada undang-undang DMCA yang disebut telah mengancam kelangsungan perusahaan penulis lagu dan artis rekaman untuk bertahan hidup dari industri musik. Selain itu, aturan yang tercantum di dalam DMCA tersebut bahkan juga memungkinkan situs seperti YouTube untuk tidak bertanggung jawab secara hukum tentang pelanggaran hak cipta lagu.

Sementara itu, terkait dengan kasus tersebut. Google, selaku perusahaan yang mengusung YouTube pun berkelit jika pihaknya tak mempunyai hak untuk mengontrol video yang diunggah ke YouTube. Mereka tak mempunyai pengaruh atau pengawasan terhadap apa yang diunggah para penggunanya.

Baca Juga : Aplikasi YouTube Virtual Reality (VR) Kini Telah Hadir di Google Play Store!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY