Go-Jek Lagi-lagi Akuisisi Startup Asal India, LeftShift Technologies !

0
564
Go-Jek
Copyright ©techinasia

Lagi, Go-Jek Sukses Akuisisi Startup Asal India !

Smeaker.comSalah satu startup Indonesia, Go-Jek dikabarkan kembali sukses mendapatkan tanda tangan kontrak perusahaan asal India. Kali ini, perusahaan ojek online yang dipimpin oleh Nadiem Makarim tersebut dikabarkan sukses mengakuisisi startup bernama LeftShift Technologies. Namun, sayangnya tak ada bocoran apapun tentang nilai yang dimaksud untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.

Seperti yang dilporkan Tech Circle, Kamis (10/11), akuisisi tersebut dilaukan untuk memperkuat serta meningkatkan performa usaha yang dilakukan Go-Jek. Mulai dari pengembangan produk, desain, termasuk juga platform, guna mendukung operasionalnya di Indonesia.

Sementara itu, setelah kesepakatan tersebut tim LeftShift yang berjumlah 42 orang akan segera bergabung dengan tim Go-Jek Engineering India. Sehingga, cabang Go-Jek di India bakal bertambah menjadi 100 orang. Seperti yang diketahui, LeftShift sendiri ialah perusahaan startup yang didirikan sejak tahun 2007 lalu. Perusahaan itu bergerak di bidang pengembangan aplikasi untuk iOS, Android, serta situs internet.

Sidu Ponnappa, selaku Managing Director Go-Jek Enginering India menjelaskan, “LeftShift bisa dikatakan sebagai salah satu pengembang aplikasi mobile terbaik di India. Karena itu, kami menantikan kerja sama dengan mereka setelah menjadi bagian dari keluarga Go-Jek”.

Go-Jek
Copyright ©nextbigwhat

Beberapa klien LeftShift antara lain ialah Ubisoft, PepperTap, CitrusPay, India Infoline, hingga BookMyShow. Selain itu, Go-Jek sendiri merupakan salah satu perusahaan yang memakai jasa LeftShift di India, sebelum akhirnya memutuskan untuk membelinya.

Dengan ini, LeftShift pun menjadi perusahaan keempat asal India yang sukses diakuisisi Go-Jek. Sebelumnya, pada awal tahun 2016 ini Go-Jek bahkan juga sudah mengakuisisi beberapa perusahaan yang mencangkup C42 dan CodeIgnition. Sedangkan yang terbaru, pada bulan September 2016 lalu, perusahaan tersebut juga telah membeli Pianta, startup yang bergerak di bidang layanan kesehatan.

Bukan hanya itu, pertumbuhan Go-Jek sendiri sebelum ini dikatakan telah tumbuh secara signifikan. Pada Agustus 2016 ini, perusahaan tersebut bahkan juga mendapat pendanaan baru sebesar US$ 550 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun.

Baca Juga : Setelah Rilis “Go-Mart”, Go-jek Gandeng Transjakarta Hadirkan Aplikasi “Go-Busway” .!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY