Terus Tunjukkan Ambisi Saingi Snapchat, FB Justru Gagal Dapatkan Snow

0
529
fb
Copyright ©techcrunch

Ambisi FB Saingi Snapchat Terbentur Penolakan Snow

Smeaker.comPerusahaan media sosial terbesar besutan Mark Zuckerberg Facebook (FB), hingga kini tampaknya masih terus menunjukkan ambisi besarnya untuk bersaing degan layanan berbagi foto dan video Snapchat. Ambisi tersebut ditunjukkan FB dengan terus melakukan berbagai upaya untuk mampu menghadirkan kemampuan serupa. Salah satunya, ialah dengan berusaha mengakuisisi sejumlah perusahaan yang menawarkan layanan mirip dengan Snapchat.

Namun, kenyataannya bahwa tak semua perusahaan tertarik dengan penawaran yang diajukan oleh FB tersebut. Satu diantaranya, ialah seperti yang dilakukan perusahaan pesaing Snapchat dari Korea Selatan, Snow. Kali ini, FB dikabarkan telah gagal untuk mendapatkan tanda tangan kepemilikan Snow yang tak lain ialah aplikasi buatan Naver, yang juga sukses dengan aplikasi Chatting Line.

Meski tak diketahui secara jelas tentang alasan pasti Snow menolak pinangan FB, menurut sumber anonim, Chairman Naver Hae-Jin Lee mengaku optimis, jika Snow bakal dapat berkembang dan meraih sukses seperti Line. Sebagai informasi, Line sendiri kini menjadi aplikasi yang telah berhasil mencatatkan nilai IPO hingga lebih dari 1 Miliar US Dollar di pasar Amerika Serikat dan Jepang.

fb
Copyright ©instantshift

Oleh sebab itu, Snow memutuskan untuk menolak tawaran yang diajukan langsung oleh sang CEO FB, Mark Zuckerberg. Hingga kini, Snow sendiri dikatakan telah diunduh hingga sebanyak 80 juta kali dengan pertumbuhan mencapai 10 juta pegguna di setiap bulannya. Meski demikian, seperti yang dilaporkan Tech Crunch, Selasa (1/11),  perwakilan dari pihak Snow membantah tentang kabar adanya sejumlah tawaran dari perusahaan lain terlepas dari yang dilakukan FB.

Pasalnya selain FB, sejumlah perusahaan lain juga sempat dirumorkan tertarik untuk mendapatkan Snow. Beberapa nama besar seperti pembesut WeChat, Tencent, serta Alibaba dikatakan menjadi beberapa perusahaan besar yang turut menginginkan Snow menjadi bagian baru dari perusahaannya masing-masing.

Meski sering disamakan dengan layanan buatan Evan Spiegel, Snapchat. Sejatinya Snow sendiri sebenarnya mempunyai sejumlah perbedaan, dimana Naver lebih mengalokasikan konten-kontennya sama seperti kala Line diluncurkan untuk yang pertama kali dulu.

Baca Juga : Tunjukkan Kesuksesan, FB Mobile Sukses Gaet 4 Juta Pengiklan !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY