Line Ingin Ubah Citra Perusahaan Menjadi Marketplace ?

0
405
Line
Copyright ©Line

Sukses Suguhkan Layanan Pesan Singkat, Line Ingin Coba Peruntungan Sebagai Marketplace

Smeaker.comSetelah selama ini banyak dikenal orang sebagai sebuah layanan perpesanan singkat, Line kabarnya tengah merencanakan untuk menjadi sebuah layanan yang lebih mengarah ke bisnis sebagai platform marketplace. Business Development Manager Line Indonesia, Azzura Nadia Pongai pun mengungkapkan tentang ambisi Line tersebut.

Azzura mengungkapkan, “Ke depannya kita akan jadi marketplace sendiri. Memang kita mau masuk ke transaksi-transaksi di dalam mobile”. Selain itu, ia juga menambahkan jika Line akan bertransportasi sebagai salah satu aplikasi yang memungkinkan para penggunanya melakukan semua transaksi rutin seperti pembayaran listrik, air, hingga pemesanan makan yang dilakukan dalam satu layanan yang sama.

“Secara garis besar, orang nanti hidupnya dari Line saja. Dari sandang, pangan, papan, sampai bayar listrik atau apa pun bisa dilakukan lewat satu platform” ungkap Wanita berusia 29 tahun tersebut. Guna melancarkan rencana tersebut, perusahaan asal Jepang tersebut bahkan kabarnya juga telah menyiapkan sebuah aplikasi pembayaran yang dikenal dengan Line Pay.

Line
Copyright ©Line

Line Pay sendiri bakal berfungsi sebagai dompet elektronik, yang dapat digunakan untuk membayar berbagai kebutuhan dan mentransfer uang. Line juga telah menjalin kerja sama dengan Bani Mandiri, sebagai mitar keuangan yang mereka kelolah. Sedangkan sebagai wadah perdagangan, Azzura mengatakan jika akan ada pula Line Shopping  yang akan mengambil peran marketplace di aplikasi tersebut.

Meski begitu, ia menuturkan jika nantinya layanan tersebut masih akan berbatas sebagai tempat promosi pada perusahaan yang menjalin kerjasama dengan Line. Namun, dalam kurun waktu tak lama lagi fungsi Line Pay bakal segera terintegerasi dengan Line Shopping. Dengan begitu, segala kegiatan belanja dan transaksi yang dibutuhkan penggunanya cukup melalui satu aplikasi pesan instan itu sendiri.

Sebagai informasi, pada bulan ini sendiri Line Indonesia telah mencatatkan 90 juta pengguna aktif. Dari angka tersebut, Indonesia tercatat sebagai negara keempat terbesar yang menggunakan layanan Line setelah Jepang, Thailand, dan Taiwan.

Baca Juga : Penjualan Stiker Kian Laris, Line Untung Hingga 3,6 Triliun Rupiah !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY