Google News Bakal Lebih Canggih, Tak Akan Ada Lagi Berita Hoax Berhamburan ?

0
328
Google News
Copyright ©searchengineland

Siapkan Sistem Baru, Google News Siap Hadir Lebih Tangguh !

Smeaker.comGoogle, merupakan sakah satu perusahaan internet raksasa yang sepertinya memang tak pernah berhenti berkembang. Kali ini, perusahaan yang mempunyai markas besar di Amerika Serikat tersebut bahkan berhasil kembali memperkenalkan teknologi kurasi beritanya bernama Google News. Menariknya, fitur tersebut diklaim akan mampu membedakan, antara berita tersebut sebuah fakta atau bukan.

Dalam penuturannya, Head of Google News Richard Gingras menjelaskan “Kamu akan melihat tanda artikel (fact check) ini akan ditampikan di news.google.com atau di aplikasi Google News dan Weather untuk iOS dan Android”. Sayangnya, untuk saat ini fitur tersebut kabarnya baru hanya berlaku untuk pengguna di wilayah Amerika Serikat dan Inggris saja.

Google juga belum mengkonfirmasi secara pasti, tentang kapan atau apakah Google News juga bakal diperkenalkan secara global dalam waktu dekat. Sedangkan untuk saat ini, Google sendiri masih menentukan sebuah artikel adalah fakta atau bukan, berdasarkan ulasan yang dilaporkan dari Schema.org. Oleh karena itu, guna memastikan apakah sebuah artikel tersebut fakta atau hoax, harus memenuhi sejumlah kriteria dari sistem yang dinamakan sebagai Claim Review.

Google News
Copyright ©snopes

Sementara kehadiran fitur fact ceck ini sendiri, bakal berfungsi untuk menambahkan tanda pada daftar berita di Google News yang lebih dulu meluncur. Seperti halnya Opinion, In-Depth, ataupun Wikipedia. Sedangkan Google sendiri juga telah menerapkan tanda kategori berita ini semenjak tahun 2007 lalu.

Menurut beberapa pihak yang mencangkup pengguna dan analis, kehadiran fitur pada Google News terbaru ini sendiri seakan menjadi jawaban, atas kebutuhan para pengguna internet terkait informasi yang faktual dan dapat dipercaya. Terlebih, jika kita mengingat tak sedikit dari hasil pencarian paling atas di Internet adalah merupakan berita hoax atau palsu.

Selain itu dengan menambahkan fitur baru tersebut, Google tentunya bisa menyaring lebih banyak ‘sampah’ yang bias menjadi bumerang untuk para penggunanya sendiri. Pasalnya, hingga kini tak sendikit insiden yang terjadi akhibat dari media online yang menyebarka isu tidak benar, guna memecah belah para pengguna teknologi.

Baca Juga : Google Akuisisi FameBit, Kreator YouTube Dipastikan Untung Banyak !

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY