Tak Ingin Terus Dihalangi Blockers, FB Siapkan Senjata Baru Guna Melawan Pemblokir Iklan

0
884
Tak Ingin Terus Dihalangi Blockers, FB Siapkan Senjata Baru Guna Melawan Pemblokir Iklan

FB Siapkan Taktik Baru Hadapi Para Pemblokir Iklan

Smeaker.comDalam upayanya untuk terus melemahkan berbagai aplikasi Ads Blockers, tim engener Facebook (FB) tampaknya tengah menyiapkan sebuah aktik baru. Mereka kabarnay siap merombak cara FB untuk menterjemahkan serta menampilkan iklan dalam pengkodean HTML. Dengan cara begitu, pihak FB berharap para ads blockers akan kesulitan untuk membedakan antara iklan dengan konten biasa yang ada pada media sosial yang terkenal dan identik dengan warna biru tersebut.

Sementara seperti yang diketahui, cara kerja ads blockers selama ini ialah dengan memindai kode pada HTML dari tiap konten yang ada. Kode tersebut akan memunculkan keterangan tentang apakah konten tersebut berbau sponsor ataukah hanya konten biasa.

Meskipun hendak melawan praktik pemblokiran iklan yang disuguhkan layanan ads blockers, FB tetap berjanji untuk memberikan keleluasaan kepada setiap penggunanya untuk mengontrol konten yang ada. Dengan kata lain, FB tak akan memaksa para penggunanya untuk menonton iklan yang telah membayar kepada mereka.

Tak Ingin Terus Dihalangi Blockers, FB Siapkan Senjata Baru Guna Melawan Pemblokir Iklan

Namun, setidaknya hal tersebut dapat membantu FB untuk mendapatkan perhatian dari para pengguna pada iklan dengan tak serta merta dipotong oleh ad blockers. Pasalnya, layanan media sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg tersebut juga menyakini jika beberapa iklan yang mereka tampilkan akan relevan dengan kebutuhan para pengguna FB.

Oleh karena itu, bersamaan dengan adanya perombakan mekanisme penerjemahan iklan, FB juga akan turut menyertakan preferensi iklan untuk para penggunanya. Intinya, sistem personalisasi iklan untuk para pengguna FB akan ditampilkan dengan cara yang lebih baik lagi kedepannya.

Hal tersebut termasuk untuk meningkatkan akurasi bahwa iklan yang ditampilkan akan cocok untuk pengguna. Serta, stigma negative para pengguna FB kepada iklan akan dapat secara bertahap di reduksi. Sehingga, para pengguna FB dapat ‘berdamai’ dengan para penyedia produk yang memasarkan dagangan mereka.

Baca Juga :  Luncurkan Panduan ‘Think Before You Share’, Facebook (FB) Ajak Pemuda Lebih Pintar Operasikan Internet

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY