Dilelang Rp 125 Juta Per Unit, Mobil Internet Kemenkominfo (MPLIK) Banyak Yang Rusak Terbengkalai !

0
961
Dilelang Rp 125 Juta Per Unit, Mobil Internet Kemenkominfo (MPLIK) Banyak Yang Rusak Terbengkalai !

Dilelang Rp 125 Juta Per Unit, Mobil Internet Kemenkominfo (MPLIK) Banyak Yang Rusak Terbengkalai !

Smeaker.comSebanyak 86 unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) telah dibiarkan tak terurus dihalaman kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika yang bertempat di kawasan Simpang Anem, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Menurut kabar yang beredar, mobil-mobil yang tampak mengalami kerusakan karena dibiarkan terbengkalai selama lebih dari satu bulan tersebut akan  dilelang dengan nilai Rp 125 juta per unitnya.

Seperti yang diketahui, semenjak akhir tahun 2015 lalu puluhan mobil yang awalnya disediakan untuk menggagapi 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan tersebut ditaerik kembali oleh pihak kontraktor. Pasalnya, kontrak operasionalnya tidak diperpanjang oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bersangkutan. Mobil-mobil yang seharusnya menjadi sarana edukasi untuk masyarakat tersebut pun akhirnya dibiarkan terbengkalai tak terawat.

Mobil Internet MPLIK sendiri pertama kali sebenarnya diluncurkan sejak tahun 2010 lalu dan memulai debutnya pada tahun 2011. Kala itu, Menteri Komunikasi dan Informatika masih dijabat oleh Tifaul Sembiring. Dengan menggunakan mobil-mobil itulah, Kemenkominfo sebenarnya bermaksut untuk membuka akses layanan internet dan telepon yang disasarkan untuk masyarakat terpencil atau yang tinggal diperbatasan.

Dilelang Rp 125 Juta Per Unit, Mobil Internet Kemenkominfo (MPLIK) Banyak Yang Rusak Terbengkalai !

Sementara itu, program Mobil Internet MPLIK sendiri mulai dihentikan pertanggal 31 Desember 2014 lalu setelah melalui evaluasi bersama dengan komisi I DPR RI. Penghentian ini akhirnya menimbulkan persoalan antara para pihak yang terkait dengan hal tersebut, yang termasuk menyangkut masalah utang-piutang. Upaya penyelesaian perhitungan utang-piutang antara Kemenkominfo dengan penyedia jasa yakni PT Aplikanusa Lintasarta itupun dilakukan melalui forum arbitrase BANU Arbitration Center.

Terhitung, semenjak tahun 2014 lalu hingga 2016 sebanyak 47 sengketa USO telah diselesaikan lewat keputusan yang berkekuatan hukum tetap. Sedangkan untuk kontrak USO yang kini masih dalam tahap proses persidangan untuk memperoleh putusan di BANI Arbitration Center, setidaknya masih ada sekitar 33 kontrak yang harus diselesaikan.

Baca Juga : Peduli Akan Kecepatan Akses penggunanya, Netflix Luncurkan Situs Pengukur Kecepatan Internet !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here