FB (Facebook) Kembali Tuai Kritikan Atas Safety Check Tak Aktif Untuk Mali !

0
2002
safety check

Notifikasi Terbaru FB Tidak Aktif Saat Penyanderaan Di Mali, Afrika

Smeaker.com – Tak lama setelah serangan teroris di Paris, banyak pengguna Facebook(FB) yang tinggal di Paris yang mendapatkan sebuah notifikasi tipe baru dari Facebook(FB). Ketika itu, Facebook(FB) mengaktifkan sebuah fitur baru untuk memudahkan penggunanya memberitahu teman dan keluarga bahwa mereka aman, yaitu fitur Safety Check.

Namun, sosial media Facebook(FB) sepekan terakhir kembali menjadi sorotan dan mendapat banyak kritikan dari para pengguna setia Facebook(FB). Secara tiba-tiba pada dua pekan lalu, Facebook(FB) mengaktifkan fitur Safety Check atas insiden serangan teroris di Paris, Perancis. Namun Facebook(FB) tidak melakukan hal serupa pada kejadian di Beirut, Libanon.

Pengaktifan tersebut memunculkan pertanyaan besar. Sebab, sejak awal, Facebook(FB) menyebutkan penggunaan fitur Safety Check hanya dilakukan pada kejadian bencana alam. Namun, setelah mendapat kritikan keras dari berbagai pihak, Facebook(FB) kemudian mengumumkan perubahan kebijakan bahwa fitur yang biasa digunakan hanya saat bencana alam terjadi ini, akan mulai digunakan pada kejadian penyerangan teroris atau keadaan krisis lain di mana pun sebagai contohnya di Paris, Perancis.

safety check

Tapi lagi-lagi keputusan tersebut tampaknya tidak berjalan sebagaimana yang diucapkan CEO Facebook(FB) Mark Zuckerberg. Belum berlalu terlalu jauh, Facebook(FB) seperti kembali berbuat tidak adil dengan tidak aktifnya fitur Safety Check pada insiden penyerangan yang terjadi di Mali, Afrika.

Berita mengenai penyerangan bersenjata oleh beberapa orang di sebuah hotel di Mali, Afrika, membuat banyak pengguna Facebook(FB) untuk meminta mengaktifkan fitur keselamatan di wilayah tersebut. Sayangnya, sosial media Facebook(FB) tersebut tidak mengaktifkan fitur Safety Check sesuai permintaan para Penggunanya.

Keputusan ini kembali memunculkan pertanyaan dari banyak pihak. Sebab, pada pekan lalu melalui halaman Facebook(FB)-nya, Mark Zuckerberg secara jelas mengumumkan perubahan kebijakan bahwa serangan teroris atau kondisi krisis akan menjadi salah satu faktor pengaktifan fitur keselamatan tersebut. Bahkan Facebook(FB) sempat mengaktifkan fitur Safety Check pada serangan yang terjadi di Negara Nigeria. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan pihak Facebook(FB) mengenai kritikan fitur tersebut.

Sebelumnya, sekelompok orang bersenjata menyandera seratus orang lebih di sebuah hotel mewah di ibu kota Mali, Bamako, Afrika. Sebanyak 27 orang dikabarkan tewas dalam peristiwa penyanderaan tersebut.

Baca juga : Inilah Anonymous “Hacker” Unik Yang Siap Basmi ISIS Dengan Skill Yang Dimiliki !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here