Fakta Menyebutkan, Kaum Generasi Tua Lebih Menyukai FB Daripada Harus ngeTwet Di Twitter !

0
1237
facebook 4

Para Peneliti Mengungkapkan, Jika Facebook Lebih Unggul Ketimbang Twitter

Smeaker.com – Facebook, Sosial media terlaris saat ini di jagat raya. Situs yang paling sering dikunjungi kedua setelah Google oleh pengguna internet di seluruh dunia.

Bagi anda yang sudah mempunyai account Facebook dan mengerti langkah-langkah untuk mengoptimalkan account Facebook anda, tentunya sudah tahu begitu komplitnya fitu-fitur yang disajikan oleh Facebook. Sudah banyak situs-situs yang mengintegrasikan layanannya dengan Facebook.

Berdasarkan studi yang melibatkan ratusan mahasiswa dan ratusan anggota masyarakat Amerika Serikat (AS), justru generasi yang lebih tua adalah pihak yang lebih aktif di Facebook. Namun hasil berbeda ditunjukkan oleh pengguna Twitter.

Pada kalangan masyarakat umum yang direkrut secara online (rata-rata berusia 32 tahun) dengan narsisme lebih tinggi, lebih banyak menggunakan Facebook, baik dalam hal jumlah pembaruan maupun teman. Para peneliti berspekulasi bahwa bagi generasi muda yang tumbuh dengan Facebook, menggunakan jejaring sosial adalah sebuah praktik umum, terlepas dari tipe kepribadian seseorang.

Lantas bagaimana dengan Twitter? Ternyata hasilnya berbeda dengan Facebook. Analisis menunjukkan bahwa untuk mahasiswa, narsisme yang lebih tinggi dikaitkan dengan penggunaan Twitter yang lebih aktif. Selain itu, narsisme yang lebih tinggi dikaitkan dengan motif mahasiswa untuk menggunakan situs micro-blogging ini.

facebook 5

Mahasiswa yang lebih narsis cenderung mengatakan, mereka mem-posting pembaruan untuk menarik pengikut (followers) baru dan mendapatkan kekaguman di Twitter. Selanjutnya, terdapat sebuah hubungan antara narsisme mahasiswa dan motif untuk menggunakan Facebook, tetapi hubungan ini lebih lemah daripada Twitter.

Para peneliti tersebut mengatakan, Pola hasil menunjukkan bahwa para mahasiswa narsis lebih memilih Twitter daripada Facebook dan narsisme memprediksi alasan atas penggunaan, serta penggunaan aktif.

Mereka menambahkan, Twitter mungkin memiliki sejumlah fitur yang sangat menarik bagi mereka yang narsis, termasuk fakta bahwa hubungan di Twitter tidak memerlukan timbal balik. Pasalnya, orang dapat mengikuti Anda di Twitter, tanpa Anda harus mengikuti mereka.

Keunggulan penelitian ini adalah penggunaan dua sampel besar yang meliputi kelompok usia yang berbeda. Sementara kelemahannya adalah desainnya bersifat korelasional, yang berarti kita tidak bisa tahu pasti apakah salah satu faktor (katakanlah, narsisme) benar-benar memengaruhi faktor kedua (misalnya pembaruan Twitter yang lebih banyak). Sebab, mungkin saja hubungan ini bekerja secara terbalik atau mungkin juga ada beberapa faktor lain yang turut berpengaruh.

Baca Juga : Perkuat Hasil Pencarian di Smartphone, Google Resmi Gandeng FB (Facebook) !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here