Website I-Doser Masih Dapat Diakses ! Kemenkominfo Minta Agar I-Doser Segera di Blokir

0
1189
Website I-Doser Masih Dapat Diakses ! Kemenkominfo Minta Agar I-Doser Segera di Blokir

Website I-Doser

Smeaker.com – I-Doser merupakan sebuah aplikasi atau website yang disebut sebagai ‘Obat Terlarang’ Digital yang ramai dibicarakan di dunia maya. Hal ini dikarenakan aplikasi tersebut bisa membuat pengguna menjadi sakit dan ketagihan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kemenkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) bekerja sama dengan BNN meminta agar penyedia layanan ISP (Internet Service Privider) segera memblokir website I-Doser tersebut.

Adapun website yang termasuk dalam I-Doser tersebut diantaranya adalah i-doser.com, idosersoftware.com, istoner.com, dan idoseraudio.com. Ketiga dari website tersebut sampai saat ini, Kamis 15/10/2015 masih dapat diakses oleh para pengguna.

Website terkait I-Doser tersebut dapat diakses melalui PC, Android dan juga iOS melalui aplikasi. Dimana aplikasi I-Doser ini dapat memperngaruhi para pengguna melalui audio dengan gelombang frekuensi tertentu, sehingga pengguna website dapat memunculkan halusinasi dan juga efek perasaan.

Aplikasi I-Doser ini juga dapat mempengaruhi otak manusia dan memberikan dosis atau sensasi simulasi, sama halnya seperti sedang mengkonsumsi barang haram atau ‘obat-obatan terlarang’.

Website I-Doser Masih Dapat Diakses ! Kemenkominfo Minta Agar I-Doser Segera di Blokir ,

Kemenkominfo telah berkoordinasi dengan BNN dan membantah bahwa hal tersebut tidak termasuk kedalam jenis obat-obatan terlarang. Alasan cukup kuat karena website I-Doser tidak termasuk dalam zat atau obat yang berasal dari tanaman, baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menjadikan penurunan kesadaran, kehilangan rasa atapu nyeri dan juga ketergantungan.

Meskipun tidak termasuk dalam golongan obat terlarang, Website I-Doser bisa memicu beragam reaksi dan juga meresahkan masyarakat. Itlah kenapa pemerintah mengambil tindakan yakni meminta agar penyedia layanan internet ISP segera memblokir website I-Doser.

Kendati demikian pemblokiran tersebut masih bersifat sementara , dan selanjutnya rapat anggta panel akan mengambil keputusan apakah website I-Doser akan diblokir permanen atau nantinya bisa diakses kembali.

Dengan mempertimbangkan segala aspek, jika memang Website I-Doser tersebut hanya akan membuat para pengguna menjadi kacau akan lebih baik jika website tersebut diblokir permanen. Untuk mengetahui kepastian hal tersebut, kita tunggu saja informasi selanjutnya.

Baca Juga : Keren, WhatsApp Hadirkan Fitur 3D Touch, Intip Yuk.!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here