Twitter PHK 336 Karyawannya, Benarkah?

0
1041
Demi Efisiensi Perusahaan, Twitter akan Merumahkan 336Karyawannya, simak Informasinya Berikut.

Demi Efisiensi Perusahaan, Twitter akan Merumahkan 8% Karyawannya, simak Informasinya Berikut.!

Smeaker.com   – Belakangan ini beredar rumor akan salah satu raksasa sosmed yaitu twitter yang akan merumahkan atau mengurangi karyawannya ternyata menjadi realisasi. Dan ternyata tidak sedikit jumlah karyawan yang dirumahkan, setidaknya sekitar 8% karyawan dari sosmed twitter atau tepatnya 336 karyawan telah diputuskan hubungan kerja. Dimana saat ini tercatat perusahaan Twitter memperkerjakan total sekitar 4.100 karyawan.

Keputusan merumahkan sebagian karyawan ini diambil dengan alasan memberikan efisiensi bagi perusahaan. Dimana CEO Twitter yaitu Jack Dorse menuturkan dalam informasinya pada bursa saham yang bakalan mendapatkan banyak pengurangan karyawan ialah karyawan yang bekerja di departemen produk dan enginering.

Para petinggi twitter meilai bahwa departemen produk dan enginering sering melakukan overlapping atau kelebihan pekerja dalam pekerjaan sehingga dalam hal ini perlu adanya pengurangan karywan twitter agar perseroan dapat bergerak lebih cepat. Selain itu Jack Dorse juga mengungkapkan bahwa bagian produk dan enginering akan dapat bekerja secara optimal jika dilakukan oleh team yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan yang sekarang dan hasilnya juga akan lebih optimal.

Twitter akan Merumahkan 336 Karyawannya, simak Informasinya Berikut

Telah dilansir Bloomberg (13/10), CEO Twitter yaitu Jack Dorse menuturkan, “Kami rasa para engineer akan bergerak lebih cepat jika dalam jumlah tim yang kecil . Ini tak akan mudah, tetapi bisnis ini membutuhkan Twitter yang kuat dan langkah kearah sana dimulai,”

Hal tersebut senada dengan Juru bicara Twitter Jim Prosser, ia mengimbuhi bahwa Pemutusan Hubungan Kerja tidak akan diberikan kepada pekerja eksekutif. Hal itu dikarenakan biaya restrukturisasi pekerja bagian eksekutif sekitar US$ 5 juta hingga US$ 15 juta dimana beban akan dilunasi pada pertengahan bulan 2015.

Dalam rangka pengurangan karyawan ini, perusahaan Twitter diprediksi harus memberikan tunjangan USD10 juta sampai dengan USD20 kepada karywan yang dirumahkannya. Walaupun begitu, perusahaan Twitter mentargetkan keuntungan yang akan diperoleh akan bisa sedikit meningkat dengan pendapatan mencapai USD560 juta.

Baca Juga : Fitur Line Terbaru, “Letter Sealing” Jadikan Komunikasi Line Lebih Aman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here